Surakarta, IDN Times - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah menyampaikan perlunya industri tekstil di Indonesia untuk menggunakan teknologi baru dan juga lebih ramah lingkungan, agar bisa mengejar dan menembus pasar ekspor global.
Industri tekstil di Indonesia hingga Desember 2023 menurut Wakil Ketua API Jawa Tengah Liliek Setiawan masih menjadi kedua terbesar komoditas ekspor setelah minyak dan gas, jumlahnya bahkan mencapai 14,6 miliar dollar dengan tenaga kerja yang jumlahnya mencapai 4 juta pekerja. Hal tersebut dipaparkan Liliek pada kegiatan workshop Italian Textile Technology Indonesia di Hotel Alila Solo, Senin (12/11/2024).