Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Banjir Genangi Enam Kecamatan di Grobogan, 2.174 Keluarga Terdampak

Banjir Genangi Enam Kecamatan di Grobogan, 2.174 Keluarga Terdampak
Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Dok Pemprov Jateng)
Share Article

Grobogan, IDN Times - Banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Grobogan. Tercatat ada 21 desa di enam kecamatan yang terdampak akibat banjir yang disebabkan hujan deras yang mengguyur Grobogan pada Minggu (9/3/2025).

1. Ribuan keluarga terdampak banjir Grobogan

Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Dok Pemprov Jateng)
Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Dok Pemprov Jateng)

Akibat banjir sebanyak 2.174 keluarga terdampak. Sejumlah warga yang terdampak mengungsi. Adapun enam kecamatan yang terdampak adalah Kedungjati, Toroh, Purwodadi, Tawangharjo, Gubug, dan Tegowanu. Sementara itu kondisi ketinggian air bervariasi mulai 10-100 sentimeter.

Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Muhammad Chomsul mengatakan banjir yang terjadi di Grobogan merupakan bencana keempat yang terjadi dalam kurun waktu berdekatan. Pihaknya pun memberi atensi khusus terhadap kondisi tersebut.

“Dukungan BPBD provinsi kami fokus berupa pendampingan penguatan sumber daya personel, peralatan, pengoordinasian ke Kabupaten Grobogan,” tuturnya.

 

2. Dua tanggul yang jebol

Personel BPBD persiapkan sarana prasarana membantu warga yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Dok Pemprov Jateng)
Personel BPBD persiapkan sarana prasarana membantu warga yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Dok Pemprov Jateng)

Selain curah hujan yang tinggi, penyebab banjir juga akibat jebolnya dua tanggul yang berada di Sungai Tuntang, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, dan Sungai Kliteh, Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu.

“Teman-teman di lapangan masih mengasesmen terkait kondisi kebutuhan warga terdampak. Logistik juga sudah digeser (diturunkan). Dinsos melalui Tagana Kabupaten Grobogan juga sudah turun, untuk membuat dapur umum di pengungsian. Untuk penanganan, kita juga bersinergi dengan BBWS Pemali Juana, mengingat kewenangan pengawasannya (sungai) di bawah BBWS,” katanya.

Sejumlah warga juga dilaporkan mengungsi di Gereja Desa Ringinkidul, menurut data dari BPBD Jateng ada sebanyak 150 jiwa yang mengungsi.

 

3. Warga diimbau waspada

Personel BPBD persiapkan sarana prasarana membantu warga yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Dok Pemprov Jateng)
Personel BPBD persiapkan sarana prasarana membantu warga yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Dok Pemprov Jateng)

Chomsul menambahkan, meski memasuki musim kemarau (pancaroba), warga diimbau tetap waspada. Terutama, pada wilayah yang berada dekat dengan aliran sungai, seperti Bengawan Solo, juga tempat lain seperti pantai utara Jawa Tengah.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan betul peringatan dini cuaca, yang rutin dikirim melalui berbagai media, seperti jejaring grup WhatsApp atau laman BMKG.
“Selain kesiapan diri, kesiapan terhadap surat surat penting juga diperhatikan. Bilamana sudah ada titik pengungsian, harap diperhatikan. Sehingga, ketika ada kondisi darurat tidak panik,” imbuhnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PUBMCK) Jateng Hanung Triyono mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai BBWS Pemali Juana. Pihaknya juga telah menyiagakan logistik perbaikan. “Saat ini menunggu surut. Kita sudah menyiapkan alat berat, sandbag, dolken, dan bambu. Leading sector tetap dari BBWS PJ, PT KAI, dan BPBD,” tutup Hanung

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Nekat Terobos Palang Pintu Layur Semarang, KAI Buru Sopir Mobilio

14 Jun 2026, 22:03 WIBNews