Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bawaslu Semarang Siapkan Patroli Pengawasan di Masa Tenang Pemilu 2024
Ilustrasi alat peraga kampanye Pemilu 2024. (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Semarang, IDN Times - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang akan konsentrasi melakukan pengawasan di masa tenang Pemilu 2024. Salah satunya menjamin tidak ada kegiatan kampanye pada 11–13 Februari 2024 di Kota Semarang.

1. Pastikan tidak ada kegiatan kampanye

kampanye akbar Prabowo Gibran di Sulse (instagram.com/prabowo)

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman mengatakan, pihaknya akan konsentrasi melakukan pengawasan pemilu, yakni mengidentifikasi kerawanan khususnya di masa tenang.

‘’Kami akan melakukan patroli pengawasan. Tujuannya, memastikan agar tidak ada kegiatan yang mengandung unsur kampanye karena akan berpotensi pelanggaran,’’ ungkapnya, Sabtu (10/2/2024).

Pada masa tenang, Bawaslu juga akan menjalankan agenda dengan menertibkan alat peraga kampanye yang masih terpasang termasuk reklame-reklame yang mengandung unsur politik.

2. Bawaslu diminta lakukan pemantauan jelang pemilu

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

“Harapannya di masa tenang alat peraga sudah bersih. Tapi kalau ditemukan kami akan tertibkan, termasuk reklame berbayar karena reklame ini berpotensi masih terpasang,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan, partisipasi aktif masyarakat memang sangat diperlukan untuk mengawal dan mengamankan tahapan puncak demokrasi di Indonesia ini lewat Pemilu 2024.

Oleh karena itu, seluruh tahapan Pemilu memang perlu diawasi untuk mencegah adanya pelanggaran dan kecurangan dalam proses pemilihan. Dirinya pun meminta agar Bawaslu selalu melakukan pemantauan di setiap wilayah agar pelanggaran tidak terjadi, mengingat hari pemungutan suara makin dekat.

3. KPPS diminta bisa jaga kesehatan

ilustrasi petugas KPPS pada simulasi pemungutan suara pemilu 2024 di Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

“Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pemilihan umum dilaksanakan secara fair, jujur, dan demokratis, serta menghindari terjadinya kecurangan seperti politik uang, intimidasi, atau manipulasi suara. Selain itu, pengawasan juga dapat memperkuat kepercayaan rakyat terhadap proses pemilihan umum dan demokrasi sebagai sistem politik yang berlaku di Indonesia,” katanya.

Di sisi lain, dirinya berpesan kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), TNI-Polri, dan petugas yang berwenang dalam pelaksanaan Pemilu untuk bisa menjaga kesehatan. Dirinya mengingatkan agar mereka selalu menjaga kondisi fisik dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi. Meski demikian, pihaknya melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang juga akan melakukan pengecekan kesehatan secara langsung.

“Saya juga berharap, seluruh pihak yang terlibat dalam pengawasan Pemilu dapat bekerja dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Kami Pemerintah Kota Semarang siap bekerja sama dan mendukung hal-hal yang dibutuhkan untuk membantu kesuksesan dan kelancaran Pemilu 2024,” tandasnya.

Editorial Team

Related Article