Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Detik-detik Bupati Cilacap Keluar Ruang Reskrim Polresta Banyumas, Langsung Dibawa KPK!
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman keluar dari ruangan penyidik di Polresta Banyumas dan langsung dibawa oleh KPK menuju Jakarta, Jumat (13/3/2026). (IDN Times/Cokie Sutrisno)
  • KPK menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi tangkap tangan kesembilan tahun 2026, yang juga menjadi OTT ketiga selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
  • Sebanyak 27 pejabat Pemkab Cilacap, termasuk Sekda Sadmoko Danardono, dibawa ke Polresta Banyumas untuk diperiksa sebelum akhirnya sebagian digelandang ke Jakarta oleh penyidik KPK.
  • Pemeriksaan dilakukan sejak Jumat sore di lima ruangan Mapolresta Banyumas, dengan Kapolresta Petrus Parningotan Silalahi membenarkan peminjaman tempat oleh tim penyidik KPK.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyumas, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi tangkap tangan kesembilan tahun 2026 sekaligus menjadi yang ketiga pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Sebelumnya bupati beserta Sekda Sadmoko Danardono dan sejumlah pejabat dibawa ke Polresta Banyumas, dilaporkan setidaknya ada 27 orang yang diciduk mereka dibawa ke Polresta Banyumas menggunakan sebuah bus. Para penyidik KPK membawa sejumlah pejabat lingkungan Pemkab Cilacap untuk menjalani serangkaian pemeriksaan di Mapolresta Banyumas.

Pantauan IDN Times pemeriksaan berlangsung dari Jumat (13/3/2026) sore hingga malam hari. Sekitar pukul 21.00 WIB Syamsul keluar dari ruang Reskrim Polresta Banyumas dengan dikawal anggota kepolisian dan sejumlah penyidik KPK, Mengenakan masker dan kemeja putih dan celana bewarna hitam, Syamsul langsung digelandang ke dalam mobil dan dibawa tim penyidik KPK menuju Jakarta. Syamsul keluar dari ruangan tanpa sepatah katapun.

Informasi yang dihimpun IDN Times sebanyak 27 pejabat termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dibawa menggunakan 6 mobil menuju ke Jakarta.

Sementara itu Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Parningotan Silalahi membenarkan penyidik KPK melakukan pemeriksaan yang diadakan di Mapolresta Banyumas dilakukan sejak Jumat (13/3/2026) tadi sore.

"Pemeriksaan tadi sore jam 15.00. Ada yang datang sendiri, ada yang beserta dua orang," kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Parningotan Silalahi saat dikontak wartawan.

Petrus bilang perwakilan KPK meminjam tempat di lima ruangan Mapolresta Banyumas. Kendati begitu ia tak tahu persis berapa banyak pejabat Pemkab Cilacap yang turut diperiksa penyidik KPK

Kepala Bagian Humas Setda Cilacap, Martono, juga belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait kabar operasi tangkap tangan tersebut.

Editorial Team