Bursa Wisata Indonesia 2024 Tawarkan Wisata Petualangan di Jateng

Semarang, IDN Times - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Jawa Tengah kembali menggelar Bursa Wisata Indonesia (BWI) di Rama Shinta Ballroom, Patra Jasa Hotel and Convention Semarang pada 14 November 2024. Kegiatan temu buyers dan sellers pelaku wisata dari seluruh Indonesia ini akan mengusung tema ‘’Jateng Adventure’’.
1. Pertemukan pelaku pariwisata dari seluruh Indonesia

Dalam kegiatan table top ini para pemilik agen perjalanan (buyers) akan bertemu dengan pemilik tempat atau lokasi wisata (sellers). Adapun, melalui tema ‘’Jateng Adventure’’, ASPPI ingin menawarkan potensi wisata petualangan di Jateng.
Ketua ASPPI DPD Jateng, Setyo Legowo mengatakan, pihaknya kembali menyelenggarakan BWI ke sembilan kalinya. Kegiatan rutin tahunan ini untuk menggeliatkan sektor pariwisata.
‘’Jadi, dalam kegiatan yang digelar satu hari nanti akan mempertemukan para pelaku pariwisata dari seluruh Indonesia. Adapun, nanti akan hadir 300 travel agent sebagai buyers dan 120 pemilik objek wisata sekaligus akomodasi seperti hotel, resort, villa sebagai sellers di BWI ke-9,’’ ungkapnya saat ditemui di Semarang, Selasa (15/10/2024).
2. Wisata petualangan jadi tren
Dalam kegiatan kali ini penyelenggara ingin mengangkat potensi wisata petualangan yang ada di Jawa Tengah. Alasannya, pariwisata yang memacu adrenalin saat ini tengah naik daun dan diminati para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Untuk diketahui, wisata petualangan ini seperti tubing, running, hiking, arung jeram, dan lainnya di daerah-daerah wisata di Jateng.
‘’Wisata petualangan ini menjadi tren sejak tiga tahun terakhir. Setiap daerah memiliki potensi tersebut seperti wisata naik jeep ke gunung, tubing di sungai, arung jeram dan sebagainya. Namun, sayangnya pariwisata itu kurang promosi,’’ jelas Setyo.
Maka itu, melalui kegiatan BWI ke-9 ini, ASPPI mengundang buyers dan sellers untuk sama-sama menggarap potensi wisata petualangan di Jawa Tengah.
3. Sambut musim liburan akhir tahun

Ketua Panitia BWI 9, Ari Martanto menyampaikan, melalui kegiatan table top nanti pihaknya berharap para pelaku wisata yang mengelola wisata petualangan ini bisa menggarap potensi dengan serius.
‘’Sebab, selama ini wisata petualangan ini hanya dikelola oleh operator. Padahal jika digarap serius bisa meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan di daerah. Misalnya, di Banjarnegara ada The Pikas Arung Jeram yang selalu diminati wisatawan,’’ katanya.
Sementara itu, penyelenggaraan BWI ke-9 ini dalam rangka menyambut liburan akhir tahun dan libur sekolah tahun depan. Momen ini dimanfaatkan oleh pelaku wisata untuk menarik wisatawan.


















