Purwokerto, IDN Times - Seorang pria berinisial WI (51) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diduga menjalankan penipuan berkedok agama dengan mengaku sebagai cucu Sultan Hamid II dari Pontianak. Bermodalkan kajian keagamaan dan narasi spiritual, ia berhasil memengaruhi sejumlah jemaah hingga menyerahkan uang puluhan juta rupiah. Polresta Banyumas kini telah menetapkan WI sebagai tersangka setelah menerima laporan dugaan penipuan dari salah satu korbannya berinisial AS, Jumat (29/5/2026).
Kepada IDN Times, Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus Silalahi menjelaskan, kasus ini bermula dari aktivitas pengobatan bekam yang dijalankan tersangka berinisial WI di wilayah Arcawinangun, Purwokerto Timur. Dalam perjalanannya, kegiatan tersebut berkembang menjadi forum kajian bernama “Jumat Berkah”.
Kajian digelar rutin setiap Jumat selepas salat Jumat hingga malam hari, bahkan berlanjut pada Sabtu dan Minggu. Dalam setiap pertemuan, sekitar 20 orang hadir mengikuti ceramah dan diskusi yang dipimpin langsung oleh WI.
Ia dikenal aktif membahas persoalan agama, politik, pemerintahan, hingga isu viral yang berkembang di masyarakat. Untuk menarik simpati jemaah, pelaku juga menyediakan makan siang gratis. "Pelaku memposisikan dirinya sebagai sosok yang memiliki pengetahuan luas dan dianggap mampu menjawab berbagai persoalan hidup para jemaah," ujar Kapolresta Banyumas.
