Aktivitas penumpang dan kereta api di Divre IV Tanjungkarang. (Dok. KAI Divre IV Tanjungkarang).
Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan, Daop 6 telah menjalankan berbagai program, antara lain:
- Inspeksi Lintas Oleh Seluruh Insan Daop 6.
Inspeksi lintas rutin dilakukan oleh pegawai hingga pimpinan tertinggi di seluruh unit Daop 6. Inspeksi dilakukan dengan berjalan kaki, menggunakan kendaraan khusus (lori/dressin), maupun lokride (dengan naik lokomotif) dan bordesride (dengan naik kereta di rangkaian paling belakang).
-Pemeliharaan Sarana dan Prasarana.
Rutin melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana dan prasarana dengan kualitas terbaik untuk memastikan kelayakan dan keandalan operasional. Bahkan melalui perawatan dan treatment yang baik, Daop 6 per tahun 2024 tidak memiliki daerah rawan atau daerah perhatian khusus (dapsus).
- Peningkatan Kompetensi SDM.
Pelatihan berkala bagi masinis, teknisi, dan petugas lainnya untuk menjaga profesionalisme dan penguasaan SOP. Selain itu, Daop 6 juga secara rutin mengadakan simulasi tanggap darurat untuk memperkuat respons terhadap situasi darurat.
- Mitigasi Risiko yang Baik
Untuk memfasilitasi seluruh pegawai melaporkan potensi bahaya, KAI menyediakan platform Safety Railways Information (SRI). Sehingga jika ada potensi bahaya, seluruh pihak dapat segera tanggap untuk melakukan pengecekan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
- Inovasi dalam Hal Keselamatan
Pada tahun 2024 Daop 6 menerapkan penggunaan bantalan sintetis untuk memperkuat struktur jalur KA di jalan jembatan. Hal tersebut merupakan inovasi Daop 6 dalam menjaga perjalanan KA senantiasa selamat.
- Sosialisasi Keselamatan pada Masyarakat di Jalur dan Perlintasan Sebidang KA
Sosialisasi rutin dilakukan baik oleh internal sendiri maupun menggandeng stakeholder untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap keselamatan perjalanan KA di Jalur dan Perlintasan Sebidang KA.