Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Di 2025 Ada 1.041 Santri Penghapal Al-Quran Dapat Bisyarah Rp1 Juta Seorang

IMG-20260104-WA0042-2048x1366.jpg
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin serahkan bantuan tali asih kepada penghapal Al-Quran di Rembang. (dok Pemprov Jateng)
Intinya sih...
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan tali asih senilai Rp1 juta kepada 22 penghafal Al-Qur'an di Pondok Pesantren Kauman Lasem, Kabupaten Rembang.
  • Tali asih tersebut merupakan bagian dari perhatian Pemprov Jateng terhadap peran strategis para penghafal Al-Qur'an dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.
  • Program tali asih ini dipastikan kembali berlanjut sebagai wujud konsistensi pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi kepada para santri, meskipun APBD tahun ini mengalami penyesuaian.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Rembang, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyalurkan tali asih, bagi para penghafal Al-Qur’an pada 2026. Penyerahan tali asih (bisyarah) kepada 22 penghafal Al-Qur’an, saat Haflah XI Khotmil Qur’an wal Kutub di Pondok Pesantren Kauman Lasem, Kabupaten Rembang, Minggu (4/1/2026).

Tali asih yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah itu diserahkan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, kepada 22 penghafal Al-Qur’an.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin mengatakan, penyaluran tali asih menjadi bagian dari perhatian Pemprov Jateng terhadap peran strategis para penghafal Al-Qur’an, dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Meskipun APBD 2026 mengalami penyesuaian, kata dia, Pemprov Jateng tetap berupaya menjaga keberlanjutan program tali asih, bagi para penghafal kitab suci. Program tersebut dipastikan kembali berlanjut, sebagai wujud konsistensi pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi kepada para santri.

“Meskipun APBD tahun ini berkurang, alhamdulillah pemprov tetap dapat mengalokasikan tali asih, ini sebagai hadiah untuk para penghafal Al-Quran,” kata sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Dia berharap, penghargaan yang diberikan kepada para penghafal Al-Qur’an, dapat membawa keberkahan bagi penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Tengah.

Gus Yasin pun mengingatkan kepada para santri, agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Dia mendorong para penghafal Al-Qur’an untuk terus menjaga hafalan, serta mengembangkan keilmuannya.

Pada kesempatan itu, wagub juga menekankan pentingnya peran Al-Qur’an, sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Sebagai informasi, tali asih tersebut senilai Rp1 juta untuk masing-masing penghafal Al-Qur’an. Tali asih diberikan kepada warga Jawa Tengah yang mampu menunjukkan kompetensi dalam menghafal kitab suci agama masing-masing.

Dari Januari-17 Desember 2025, Pemprov Jateng telah menyalurkan tali asih tersebut kepada sebanyak 1.041 santri penghafal Al-Qur’an dari berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Kauman Lasem, M Zaini Ahmad Ma’shum, menyampaikan, Haflah XI diikuti oleh 321 santri, dan disambut antusias oleh para orang tua dari berbagai daerah di Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Subuh-subuh Pergi Gak Pamit, Mbah Wakijem Ditemukan Hipotermia

05 Jan 2026, 17:11 WIBNews