Zulhas Tinjau Pabrik Makanku, Kirim 10 Ribu Bantuan Makanan ke Sumatera

- Pabrik Makanku kirim 10 ribu paket makanan siap saji ke Sumatera dan Aceh
- Bantuan berisi beragam makanan siap saji, direkomendasikan untuk korban bencana
- Salurkan 10 ribu makanan siap saji dengan berbagai menu, tanpa pengawet
Sukoharjo, IDN Times - Kementerian Koordinator Bidang Pangan bekerjasama dengan PT Halalal Thayyiban Indonesia (Hati) mengirimkan 10.000 paket makanan siap saji untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh pada Jumat (2/1/2026).
1. Berisi beragam makanan siap saji

Pengiriman paket makanan digelar di Pabrik Makanku yang berlokasi di Grogol, Sukoharjo. Bantuan 10.000 paket makanan siap saji diserahkan Owner PT Hati Puspo Wardoyo kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas disaksikan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso.
Bantuan makanan siap saji tersebut terdiri dari makanan olahan gulai ayam, rendang daging dan gulai ikan yang halal dan bebas pengawet.
"Iya, ini ada bantuan dari Pak Puspo ini untuk saudara kita di Banda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara makanan siap saji," ujar Zulhas.
Selain menyalurkan bantuan, Zulhas juga Wamenko Pangan juga meninjau Pabrik Makanku, ia juga mengapresiasi pabrik yang sudah menggunakan peralatan canggih tersebut.
2. Produk Makanku direkomendasikan untuk keadaan darurat

Lebih lanjut, Zulhas mengatakan makanan siap saji dalam bentul full meal dan lauk pouch sangat dibutuhkan bagi korban bencana. Selain mudah disajikan, makanan siap saji ini dikemas dengan baik dan higienis.
"Saya sudah saksikan tadi bisa hangat, gizinya tinggi, ada telur, daging dan lain-lain. Dan bisa dalam bentuk panas, dipackaging dengan begitu higienis," jelasnya.
Lebih lanjut, Zulhas juga merekomendasikan kepada Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bisa memanfaatkan makanan siap saji ini untuk membantu korban bencana.
"Saya kira ini bagus kalau nanti Kementerian Sosial, BNPB juga di tempat-tempat yang sulit diberi bantuan seperti ini. Ini memudahkan kan susah masak," ungkap dia.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas mengaku dirinya bersama sejumlah menteri akan kembali berangkat ke korban bencana di beberapa wilayah di Aceh dan Sumatera pada 5 Januari 2026.
"Saya tanggal 5 bersama Menteri Perdagangan, Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Menteri Perhubungan Insyaallah ke Singkil Banda Aceh, Pidie Jaya, Aceh Utara, Bireuen, Bener Meriah, Langsa, Tamiang dan Medan," kata Zulhas.
3. Salurkan 10 ribu makanan siap saji dengan berbagai menu makanan

Owner PT Hati, Puspo Wardoyo mengatakan bantuan 10.000 paket makanan siap saji diserahkan kepada Kementerian Perdagangan melalui Kemenko Pangan. Ia mengungkapkan alasan memilih bantuan makanan siap saji yang dikirim kepada korban bencana alam Sumatera karena sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat. Terlebih makanan cepat saji produknya tidak mengunakan bahan pengawet dan bisa dihangatkan tanpa menggunakan api.
"Alhamdulillah hari ini saya menyerahkan bantuan atas nama Kemendag (melalui Kemenko Pangan) sebesar 10.000 paket makanan siap saji. Jadi memakanan ini bisa leluasa, bisa siap dimakan kapanpun. Waktunya juga tidak terburu-buru. Mendesak pun bisa," jelsnya dia.
Sebelum ini, pengusaha kuliner asal Solo tersebut juga telah mengirimkan bantuan kepada korban bencana Aceh dan Sumatera sebanyak 15.000 paket makanan siap saji. Ia berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat dan meningkatkan gizi para korban bencana di Sumatera.


















