Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dibangun Tahun 1978, MTs Muhammadiyah 4 Sragen Baru Renovasi Sekali
Atap sekolah Mts Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen roboh. (Dok/Istimewa)
  • Atap MTs Muhammadiyah 4 Sragen ambruk saat jam pelajaran, menyebabkan delapan korban luka terdiri dari tujuh siswa dan satu guru.
  • Bangunan sekolah dibangun tahun 1978 dan terakhir direnovasi tahun 2000, dengan kondisi atap yang sudah lapuk menjadi fokus penyelidikan polisi.
  • Kegiatan belajar dihentikan sementara untuk menjaga kondisi psikologis siswa, sementara pihak yayasan menanggung seluruh biaya pengobatan korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sragen, IDN Times - Kapolres Polres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari meninjau lokasi kejadian atap sekolah ambruk di MTs Muhammadiyah 4 Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah usai kejadian Selasa (12/5/2026).

Menurut Kapolres mengatakan, gedung sekolah dibangun pada tahun 1978 dan terakhir direnovasi pada tahun 2000.

1. Bangunan berusia 26 tahun

Atap sekolah Mts Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen roboh. (Dok/Istimewa)

Dewiana mengatakan jika bangunan sekolah tersebut sudah cukup lama tidak mengalami renovasi, sekitar 26 tahun. Ia juga mengakui jika atap bangunan tersebut sudah lapuk.

"Artinya sudah 26 tahun bangunan ini berdiri tanpa renovasi lagi. Kalau dilihat tadi, bagian atapnya memang sudah lapuk semua. Inilah yang diambil tim Satreskrim sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut," ungkap Dewiana.

2. Lakukan investigasi guna temukan penyebab kerusakan.

Atap sekolah Mts Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen roboh. (Dok/Istimewa)

Kedati demikian, pihaknya masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab robohnya atap yang memakan 8 orang korban tersebut. Pihak Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen bersama aparat terkait masih melakukan investigasi dan pendataan setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

Kejadian atap roboh tersebut terjadi sekitar jam 08.00 WIB saat jam pertama pelajaran Bahasa Inggris. Tercatat ada tujuh siswa dan satu guru mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

3. Kegiatan belajar mengajar dihentikan

Atap sekolah Mts Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen roboh. (Dok/Istimewa)

Sementara itu, Dewiana juga meminta pihak sekolah memulangkan seluruh siswa guna menjaga kondisi psikologis mereka setelah menyaksikan insiden tersebut secara langsung.

Langkah tersebut untuk menjaga status quo tempat kejadian perkara, tetapi juga demi pemulihan mental para siswa.

"Anak-anak pasti shock dan trauma melihat kejadian itu di depan mata mereka. Biarkan mereka istirahat di rumah dulu untuk memulihkan kondisi psikisnya," ujarnya.

Pihak kepolisian juga memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Yayasan. Mereka menyatakan akan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh biaya pengobatan para korban," pungkasnya.

Editorial Team