Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Diguyur Hujan Pasca Ditambal, 23 Ruas Jalan Provinsi Jateng Diawasi

Diguyur Hujan Pasca Ditambal, 23 Ruas Jalan Provinsi Jateng Diawasi
Proses pengaspalan ulang di Desa Suwawal Jepara. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya Sih
  • DPUBMCK Jawa Tengah evaluasi penambalan jalan provinsi di 23 titik, tergerus hujan berhari-hari.
  • Petugas teknis diperintahkan untuk mengecek ulang hasil penambalan lubang di puluhan titik ruas jalan.
  • Mayoritas ruas jalan tersebar di Pantura Timur, Kedu Raya, dan Pegunungan Tengah dengan alokasi anggaran perawatan infrastruktur jalan tahun ini terkena pemangkasan 60 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Semarang, IDN Times - Proses penambalan jalan provinsi di lokasi 23 titik dari total panjang ruas mencapai 2.440.12 kilometer, saat ini dievaluasi ulang. Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Jawa Tengah menemukan puluhan ruas jalan tersebut berpotensi menimbulkan lubang yang baru lantaran tergerus hujan berhari-hari. 

"Nanti ada 23 ruas yang perlu diwaspadai. Semua sudah kita tambal tapi ada beberapa ruas karena hujannya terus menerus, maka kalau tidak kita awasi akan timbul lubang baru," ujar AR Hanung Triyono, Kepala DPUBMCK Jawa Tengah kepada IDN Times, Selasa (18/3/2025). 

1. Penambalan lubang diklaim sudah kelar

ilustrasi lubang pada aspal jalan (pexels.com/Nicolette Villavicencio)
ilustrasi lubang pada aspal jalan (pexels.com/Nicolette Villavicencio)

Hanung berkata para petugas teknis di lapangan sudah diperintahkan untuk mengecek ulang hasil penambalan lubang di puluhan titik ruas jalan tersebut. 

Kegiatan pengecekan, katanya perlu dilakukan berkala mengingat dalam waktu dekat sudah memasuki momen arus mudik Idulfitri 1446 Hijriyah. 

"Ada beberapa ruas ada 23 ruas yang harus kita cek ulang lagi. Kita berusaha menyelesaikan kerusakan jalan dengan penambalan semua. H-15 ini sudah (rampung). Cuma dalam posisi dua minggu ini pasti kita lihat ruas yang dievaluasi untuk ditambal ulang," ungkap Hanung. 

2. Daftar ruas jalan provinsi yang dicek ulang

Penambalan jalan rusak di Desa Suwawal Jepara. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Penambalan jalan rusak di Desa Suwawal Jepara. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Dari total ruas jalan provinsi yang dicek ulang, Hanung menyampaikan mayoritas tersebar di Pantura Timur. Di antaranya ruas Jalan Brigjen Sudiarto Pedurungan Kota Semarang, ruas Jalan Raya Jepara-Keling, Jalan Raya Semarang-Godong Purwodadi, Jalan Raya Weleri-Patean Kendal, Jalan Raya Jati-Klambu. 

Selanjutnya pengecekan ulang juga dikerjakan di ruas jalan provinsi wilayah Kedu Raya dan Pegunungan Tengah. Antara lain Jalan Raya Magelang-Kaliangkrik, Jalan Raya Sempor, Jalan penghubung Wonosobo-Dieng, Jalan Raya Purwosari-Belik. 

"Pokoknya (penambalan) di daerah timur semua. Lalu di Wonosobo area Dieng dan juga Purwosari Belik," paparnya. 

3. Anggaran perawatan jalan tinggal Rp40 M

Papan plang pengingat pengguna jalan untuk berhati-hati. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Papan plang pengingat pengguna jalan untuk berhati-hati. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Secara keseluruhan ruas jalan yang tergolong mantap diklaim sekitar 92 persen. Sedangkan hasil penambalan lubang jalan sudah dikerjakan 98 persen. 

"Kita sudah evaluasi dan cek ricek. Ada total 173 titik ruas jalan provinsi tetapi akan kita pantau 23 ruas di timur dan selatan dan wilayah pegunungan selatan dan barat," tambahnya. 

Namun untuk penggunaan alokasi anggaran perawatan infrastruktur jalan tahun ini terkena pemangkasan anggaran 60 persen atau tinggal Rp40 miliar. 

"Kita bisa manfaatkan pemeliharaan rutin dulu sampai akhir tahun. Sekitar 60 persen. Nanti akan dievaluasi ulang. Anggarannya sekitar Rp40 miliar," kata Hanung. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More