Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dua Wakil Rektor Unsoed Diperiksa di Mapolresta Banyumas
Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)
  • Dua Wakil Rektor Unsoed, NF dan NAP, disebut diperiksa KPK di Mapolresta Banyumas pada 20 Agustus 2026.
  • Tiga orang lain turut dimintai keterangan: AW dan MN alias N dari pihak ketiga, serta K yang merupakan staf Wakil Rektor III.
  • Pemeriksaan diduga terkait permintaan uang jalur mandiri Fakultas Kedokteran, tetapi belum ada konfirmasi resmi mengenai perkara, status hukum, atau keterkaitannya dengan OTT.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (20/8/2026)

KPK memeriksa lima orang di Mapolresta Banyumas, termasuk NF selaku Wakil Rektor I Unsoed dan NAP selaku Wakil Rektor III Unsoed. Pemeriksaan diduga terkait permintaan uang pada jalur mandiri Fakultas Kedokteran.

sekitar pukul 13.00 WIB

Para pihak yang diperiksa disebut tiba di Mapolresta Banyumas.

sekitar pukul 15.30 WIB

Salah satu pejabat yang diperiksa sempat keluar untuk menunaikan salat Ashar.

Hingga berita ini ditulis

Belum ada keterangan resmi dari Unsoed maupun Polresta Banyumas mengenai pemeriksaan dan status hukum para pihak. Belum dipastikan pula apakah pemeriksaan terkait OTT KPK, laporan masyarakat, penerimaan mahasiswa baru, atau pengadaan barang dan jasa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KPK disebut memeriksa lima orang, termasuk dua Wakil Rektor Unsoed, di Mapolresta Banyumas. Pemeriksaan diduga berkaitan dengan permintaan uang pada jalur mandiri Fakultas Kedokteran, namun perkaranya belum pasti.
  • Who?
    NF selaku Wakil Rektor I Unsoed, NAP selaku Wakil Rektor III Unsoed, AW dan MN alias N dari pihak ketiga, serta K yang merupakan staf Wakil Rektor III disebut dimintai keterangan.
  • Where?
    Pemeriksaan berlangsung di Mapolresta Banyumas. Para pejabat yang diperiksa berasal dari Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.
  • When?
    Pemeriksaan disebut berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026. Para pihak dilaporkan tiba sekitar pukul 13.00 WIB, dan seorang pejabat sempat keluar sekitar pukul 15.30 WIB untuk salat Ashar.
  • Why?
    Pemeriksaan diduga terkait persoalan permintaan uang dalam penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Fakultas Kedokteran. Hingga saat ini belum ada kepastian apakah perkara tersebut terkait jalur penerimaan mahasiswa, pengadaan, atau hal lain.
  • How?
    Lima orang disebut menjalani pemeriksaan oleh KPK di Mapolresta Banyumas. Seorang saksi melihat salah satu pejabat berada di ruangan pemeriksaan, sementara pejabat tersebut tidak memberi keterangan kepada wartawan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dua wakil rektor Unsoed, NF dan NAP, diperiksa KPK di Polresta Banyumas. Ada tiga orang lain juga diperiksa, yaitu seorang staf dan dua orang dari luar kampus. Pemeriksaan ini mungkin soal uang masuk mahasiswa kedokteran lewat jalur mandiri. Tapi polisi dan Unsoed belum memberi penjelasan resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, disertai pemantauan wartawan dan belum adanya penetapan status hukum, menunjukkan bahwa informasi mengenai perkara ini masih berada dalam tahap yang memerlukan klarifikasi. Kehati-hatian untuk tidak menyimpulkan jenis perkara maupun keterkaitan dugaan sebelum keterangan resmi tersedia memberi ruang bagi proses pemeriksaan yang lebih tertib dan proporsional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banyumas, IDN Times – Dua pejabat Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto disebut tengah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolresta Banyumas, Kamis (20/8/2026).

1. Dua orang yang diperiksa diantaranya NF dan NAP

Pihak rektorat Kampus Unsoed Purwokerto meminta semua pihak agar terus memberi ruang dalam proses penyelesaian, Sabtu (26/7/2025).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Keduanya masing-masing berinisial NF, yang disebut sebagai Wakil Rektor I Unsoed, serta NAP, Wakil Rektor III Unsoed. Selain kedua pejabat tersebut, terdapat tiga orang lain yang disebut turut dimintai keterangan, yakni AW dari pihak ketiga, K, staf Wakil Rektor III, serta MN alias N, yang juga disebut sebagai pihak ketiga.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan permintaan uang dalam jalur penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri Fakultas Kedokteran. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkara yang sedang ditangani.

.

2. Ada lima orang diperiksa lembaga anti rasuah

Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)

Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengaku bertemu dengan salah satu pejabat tersebut di salah satu ruangan di Mapolresta Banyumas.

"Lho prof kok di sini, iya sedang ada pemeriksaan," kata saksi tersebut saat ditemui di lokasi.

Sejumlah wartawan juga terlihat berada di depan Mapolresta Banyumas untuk memantau perkembangan pemeriksaan terhadap para pihak tersebut.

Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, para pihak yang diperiksa disebut datang sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian, salah seorang pejabat yang menjalani pemeriksaan sempat keluar sekitar pukul 15.30 WIB untuk menunaikan salat Ashar.

Selain dua pejabat wakil rektor, terdapat seorang staf serta dua orang yang disebut berasal dari pihak swasta.

3. Belum jelas terkait OTT KPK atau laporan masyarakat

Ilustrasi OTT KPK (Dok. IDN Times)

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apakah pemeriksaan tersebut berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemeriksaan lanjutan atas laporan masyarakat, atau perkara lainnya.

Informasi yang diperoleh juga belum memastikan apakah persoalan tersebut berkaitan dengan proses penerimaan mahasiswa baru, khususnya jalur mandiri Fakultas Kedokteran, atau justru terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus.

Saat salah seorang pejabat yang diperiksa hendak menunaikan salat Ashar ditanya wartawan mengenai pemeriksaan tersebut, yang bersangkutan tidak memberikan keterangan. Ia hanya tersenyum dan kemudian meninggalkan lokasi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Unsoed maupun Polresta Banyumas terkait pemeriksaan tersebut, termasuk status hukum para pihak yang disebut menjalani pemeriksaan

Curated For You

Editorial Team

Related Article