Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Respon Maba Udinus saat Bantu Tebar Benih Nila di Waduk Jatibarang

Kota Semarang
Respon Maba Udinus saat Bantu Tebar Benih Nila di Waduk Jatibarang
Sejumlah dosen ikut tebar benih ikan di Waduk Jatibarang Semarang. (IDN Times/Dok Humas Udinus)
  • Udinus Semarang melibatkan perwakilan 3.658 mahasiswa baru dalam penebaran benih ikan nila di Waduk Jatibarang, Selasa 8 September 2026, במסגרת rangkaian Dinus Inside 2026.
  • Kegiatan rutin Udinus Peduli ini telah berlangsung empat tahun berturut-turut, didukung kerja sama dengan Pokdarwis Suko Makmur untuk menjaga lingkungan waduk dan membentuk kepedulian sosial mahasiswa.
  • Pokdarwis menilai program tersebut bermanfaat bagi warga karena ikan nila dapat dipanen nelayan untuk konsumsi atau dijual, sehingga mendukung ketahanan pangan dan ekonomi lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times -Penebaran benih ikan nila kembali digiatkan oleh kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang untuk menyemarakkan rangkaian kegiatan Dinus Inside 2026.

Kegiatan yang berlangsung Selasa (08/9/2026) kemarin menjadi wujud program Udinus Peduli yang melibatkan perwakilan dari 3.658 mahasiswa baru (maba) dari berbagai fakultas. 

  1. Seorang maba senang bisa bantu jaga ekosistem waduk Jatibarang

    Sejumlah orang menebarkan benih ikan nila ke perairan waduk sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem air.
    Penebaran benih ikan nila jadi bentuk kepedulian terhadap ekosistem perairan waduk. (IDN Times/Dok Humas Udinus (

    Sejumlah maba mengaku senang dapat terlibat penyebaran benih ikan nila. Seorang maba dari Prodi Sastra Jepang, Bethseane Bonum Lokaninta, berkata bahwa kegiatan tersebut memberikan kesan yang mendalam. 

    Ini menjadi pengalaman pertamanya sekaligus menambah pemahaman bahwa masyarakat sekitar memang memanfaatkan kawasan waduk untuk keberlangsungan hidup mereka.

    "Kesannya tentu saja sangat berarti ya, karena bisa terlibat langsung untuk memberikan dampak yang baik bagi lingkungan dan juga warga sekitar. Dengan adanya penebaran bibit ini kami bisa sedikit banyak membantu warga, sehingga kami menjadi cukup bersyukur untuk dapat melakukan hal ini," ungkap Bethseane.

  2. Pokdarwis Jatibarang sambut baik kegiatan dengan Udinus

    Perwakilan menyerahkan benih ikan kepada kelompok sadar wisata Pokdarwis Jatibarang dalam kegiatan budidaya.
    Penyerahan benih ikan ke pokdarwis Jatibarang. (IDN Times/Dok Humas Udinus)

    Ketua Pokdarwis Suko Makmur Waduk Jatibarang, Majuri, menyambut baik aksi tebar benih ikan saban tahun. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi kepedulian dan perhatian Udinus terhadap kawasan Waduk Jatibarang.

    "Saya berterima kasih kepada Udinus. Semoga penyebaran benih nila ini bisa mensejahterakan masyarakat setempat yang akan menikmati hasilnya," kata Majuri. 

  3. Udinus sudah empat tahun tebar benih ikan di Waduk Jatibarang

    Sejumlah peserta Dinus Inside menebar benih ikan ke perairan dalam kegiatan peduli lingkungan yang digelar Udinus.
    Dinus Inside jadi kegiatan lingkungan dengan menebar benih ikan. (IDN Times/Dok Humas Udinus)

    Perwakilan Biro Kemahasiswaan Udinus, Wikan Istika mengatakan penyebaran benih ikan nila ini merupakan program rutin yang telah dilaksanakan Udinus selama empat tahun berturut-turut di Waduk Jatibarang. 

    Wikan menjelaskan selain membentuk karakter maba, dengan kegiatan ini bentuk kepedulian lingkungan di sekitar masyarakat. 

    "Harapannya agar mereka tidak hanya berkembang dari segi akademik saja, tetapi juga tertanam mulai kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial di sekitar wilayah kampus ataupun nanti ketika mereka sudah bermasyarakat," ujar Wikan.

    Wikan mengaku tebar benih ikan kali ini karena kampusnya telah lama menjalin kerja sama dengan Pokdarwis setempat. Ia menyebut lokasi ini dipilih karena manfaatnya benar-benar dirasakan warga setempat.

    "Program ini memang secara rutin telah dilaksanakan di Waduk Jatibarang karena ini merupakan program yang berkelanjutan. Jadi kita ini sudah melakukan empat tahun berturut-turut. Nah, kenapa di Waduk Jatibarang ini, karena kita memang sudah punya kerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan memang sangat dirasakan kemanfaatannya," ujar Wikan.

    Ia menjelaskan bahwa manfaat program ini turut menyentuh aspek food security dan economic growth bagi warga sekitar Waduk Jatibarang. Sebab, ikan nila yang telah besar nantinya dapat dipanen oleh nelayan setempat untuk konsumsi pribadi maupun dijual.

    "Jadi ada program kita ini mendukung ketahanan pangan dan juga meningkatkan ekonomi setempat. Jadi ketika ikan nila ini sudah besar, itu para nelayan mengambil dan bisa untuk konsumsi sendiri ataupun diperjualbelikan," ungkap Wikan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More