Udinus Gercep Akuisisi Polibes Salatiga, Kampus yang Diakui NASA

- Udinus mengakuisisi Polibes Salatiga yang mengalami kesulitan finansial dan manajemen, sebagai upaya menyelamatkan keberlanjutan pendidikan mahasiswa melalui amanat LLDikti Wilayah VI.
- Penggabungan masih berlangsung dengan branding Polibes managed by Udinus; kampus ini ditargetkan menjadi Udinus Salatiga dan memperluas jangkauan Udinus ke empat daerah.
- Polibes memiliki program Bisnis Digital dan Rekayasa Keamanan Siber; lulusan terbaik Alfian Yuda Syahputra meraih pengakuan bug bounty dari NASA, Google, dan Microsoft.
Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang memutuskan mengakuisisi kampus Politeknik Bhakti Semesta (Polibes) karena mempertimbangkan faktor teknis jurusannya yang unik.
Polibes yang letaknya di Salatiga punya beberapa jurusan unggulan yang bikin Udinus tergiur. Yakni jurusan Bisnis Digital serta Rekayasa Keamanan Siber.
Polibes Salatiga sedang mengalami kesulitan manajemen

Prof Pulung Nurtantio Andono Rektor Udinus menjelaskan alasan mengambil alih Polibes Salatiga. (IDN Times/Fariz Fardianto) Menurut Rektor Udinus, Prof Pulung Nurtantio Andono, keputusan mengakuisisi kampus Polibes Salatiga karena pengelola kampus tersebut selama ini mengalami kesulitan finansial.
Ia bilang situasi di Polibes sedang tidak baik-baik saja. Sehingga perlu uluran tangan dari pihaknya untuk menyelamatkan generasi muda yang berkuliah di sana.
"Karena kampus di sana sedang tidak baik-baik saja, maka ini cara kita menyelamatkan mahasiswa," ujar Pulung saat ditemui di sela wisuda ke-88 di Patrajasa Semarang, Kamis (3/9/2026).
Polibes Salatiga punya jurusan rekayasa siber yang unik

Foto bareng Rektor Udinus Prof Pulung Nurtantio Andono dan Rektor Polibes Salatiga. (IDN Times/Dok Humas Udinus) Wisuda Ke-88 Udinus yang meluluskan 1.093 wisudawan berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis (2–3 September 2026).DiD kedua, Udinus meluluskan sebanyak 531 wisudawan yang berasal dari 11 program studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Kesehatan (FKes), mulai dari tingkat Doktoral, Magister, Sarjana, hingga Diploma.
Selain dari Udinus, lulusan Polines Salatiga yang diwisuda yaitu dari Program Sarjana Terapan Bisnis Digital, dan Program Sarjana Terapan Rekayasa Keamanan Siber.
Ia menuturkan bahwa alih kelola pada Polibes Salatiga memang bertumpu pada tanggung jawab moral Udinus dalam menjawab amanat dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI. Ia merasa terpanggil untuk membantu perguruan tinggi yang membutuhkan pembenahan manajemen.
"Alasannya kami mengambil alih kelola Polibes Salatiga karena kami merasa terpanggil. Ini jadi salah satu tugas bagi kami melalui LLDikti untuk menyelamatkan perguruan tinggi yang sedang dalam keadaan kurang baik. Langkah ini untuk membantu menyelamatkan masa depan mahasiswa,” tegasnya.
Untuk saat ini sedang dalam tahap penggabungan, dan harapannya ke depan akan berubah nama menjadi Udinus Salatiga.
Dengan bergabungnya Polibes Salatiga, Udinus menargetkan kehadiran Kampus Program Studi Di Luar Kampus Utama kedua setelah Udinus Kediri. Hal ini menjadikan jangkauan operasional dan ekosistem pendidikan Udinus tersebar di empat daerah, yaitu Semarang, Kediri, Salatiga, dan Lombok.
Lulusan terbaik Polibes Salatiga diakui NASA dan Google

Rektor Polibes Salatiga hadir di Patrajasa Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto) Salah satu lulusan terbaik Polibes yang diwisuda di Patrajasa ialah Alfian Yuda Syahputra, S.Tr.Kom dengan IPK 3.87 dari prodi Rekayasa Keamanan Siber.
Alfian langsung diterima bekerja sebelum wisuda. Selain meraih predikat lulusan terbaik dan memperoleh beasiswa sarjana di Udinus.
"Prestasi internasional pun pernah diraih, yaitu penghargaan bug bounty dari lembaga dunia seperti NASA, Google, dan Microsoft,” ungkap Direktur Polibes Salatiga, Prof Rindra Yusianto.
Ia bilang bahwa di masa transisi ini pihaknya menggunakan branding operasional Polibes managed by Udinus. Agenda strategis telah dirancang khusus untuk menyambut tahun ajaran baru, salah satunya perhelatan skala regional.
Sebagai bentuk kesiapan menyambut tahun ajaran baru, pihaknya mengadakan Salatiga Digital Festival (DigiFest) 2026 pada 18 September mendatang.
"Rangkaian acara tersebut meliputi Expo dari tiga program studi unggulan kami, Dinus Inside, hingga kompetisi fotografi dan e-sports untuk siswa SMA/SMK se-Salatiga dan sekitarnya," katanya.





















