Suasana daftar ulang PPDB di SMAN 1 Kedungwaru. IDN Times/ Bramanta Pamungkas
Karena itulah, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi kembali untuk menghindari aksi pemalsuan piagam saat pelaksanaan PPDB. Untuk kasus pemalsuan piagam, katanya pihaknya juga menjadi korban.
"Ini jadi pembelajaran buat kita, bagaimana kita lebih berhati hati lagi. Wong kalau saya lihat, Disporapar ini juga bisa dalam tanda kutip adalah korban. Karena apa? Karena yang kami lakukan adalah berpikiran positif, memberi bantuan tidak angel (sulit) terhadap orang orang yang mengajukan perizinan," cetusnya.
Ia juga mengimbau orang tua siswa agar jangan berbuat curang. Sebaiknya orang tua siswa bersikap normatif ketika mendaftarkan anaknya ke sekolah favorit.
"Saya tuh mengimbau, orang tua murid maupun muridnya sendiri untuk pede aja, yakin denga prestasi yang benar-benar didapatkan. Kalau memang tidak didapatkan ya jangan dibuat-buat, itu pembelajaran untuk anak anak menjadi punya budi pekerti dan karakter baik," kata Surya.