Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi bullying (Pexels.com/Mikhail Nilov)
Ilustrasi bullying (Pexels.com/Mikhail Nilov)

Intinya sih...

  • Fakultas Psikologi Undip siap terjunkan tenaga pendamping kesehatan mental

  • Nawal berharap bisa kembangkan program Bunda PAUD dan Posyandu

  • Daftar program yang bisa dikembangkan Bunda PAUD bersama Fakultas Psikologi Undip

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN TImes - Tim Pembina Posyandu dan PAUD Jawa Tengah sedang menyusun kerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang untuk terlibat aktif dalam penanganan mental anak-anak korban kekerasan. 

1. Fakultas Psikologi nyatakan siap terjunkan tenaga pendamping kesehatan mental

Dekan Fakultas Psikologi Undip, Dian Ratna Sawitri bersama Ketua Tim Pembina Posyandu dan PAUD Jateng Nawal Arifah. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Dekan Fakultas Psikologi Undip, Dian Ratna Sawitri mengaku siap menerjunkan SDM profesional untuk pengembangan kapasitas guru PAUD dan kader Posyandu termasuk pengelolaan siswa berkebutuhan khusus, pemulihan kesehatan mental di daerah bencana, dan serta pendampingan anak di day care.

Ia menyatakan kesiapan pihaknya, untuk mendukung penguatan layanan kesehatan mental di Posyandu dan PAUD Jawa Tengah.

Ia berharap, terjalin kerja sama yang lebih erat, khususnya dalam bidang psikologi keluarga, kesehatan mental, psikologi perkembangan, pendidikan, serta program pemberdayaan masyarakat.

"Senang sekali Bu Nawal bisa hadir pada kegiatan ini bersama tim, ke depan kami harapkan terjalin kerja sama lebih erat," paparnya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (25/1/2026). 

2. Nawal berharap bisa kembangkan program Bunda PAUD dan Posyandu

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu sekaligus Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin memaparkan sejumlah program unggulan serta peluang kolaborasi, yang berfokus penguatan layanan posyandu dan PAUD. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng (

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu sekaligus Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin memaparkan sejumlah program unggulan serta peluang kolaborasi, yang berfokus penguatan layanan posyandu dan PAUD. 

Alasan menggandeng Fakultas Psikologi Undip semata membutuhkan kolaborasi dengan akademisi untuk menyukseskan program TP Posyandu dan Bunda PAUD, khususnya layanan kesehatan mental. 

"Kita melakukan diskusi dan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip. Fokus kita adalah untuk mengembangkan program-program di Bunda PAUD dan Posyandu," kata dia, seusai audiensi di Ruang Rapat Fakultas Psikologi Kampus Undip Tembalang. 

3. Daftar program yang bisa dikembangkan Bunda PAUD bersama Fakultas Psikologi Undip

Nawal Arafah Ketua TP Bunda PAUD Jateng saat audiensi di Ruang Rapat Fakultas Psikologi Kampus Undip Tembalang. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Nawal membeberkan sejumlah peluang kolaborasi, yang bisa dilakukan kedua pihak. Untuk Posyandu, meliputi penguatan kapasitas kader, penyuluhan dan rehabilitasi trauma pasca bencana, serta layanan konseling atau pemulihan psikis bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas korban kekerasan. 

Sedangkan untuk PAUD, Fakultas Psikologi Undip dapat memberikan dukungan dalam peningkatan kapasitas guru tentang tumbuh kembang anak serta kesehatan mental anak PAUD, penyuluhan orang tua tentang tumbuh kembang anak dan pengasuhan anak usia dini, serta pemulihan psiklogis bagi anak PAUD korban kekerasan atau bullying.

Menurut dia, layanan kesehatan mental ini relevan dengan permasalahan anak saat ini. Di sisi lain, juga menjadi bagian dari inovasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Masyarakat (SPM), yang saat ini melayani bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum. 

"Kita butuh sekali untuk bagaimana pembuatan modul, peningkatan kapasitas, kemudian di Posyandu nantinya paling tidak itu kita melakukan (menghadirkan) layanan kesehatan mental," ungkap istri Wakil Gubernur Jateng. 

Hasil pertemuan hari ini akan ditindaklanjuti melalui diskusi lanjutan hingga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), antara Pokja Bunda PAUD dan TP Posyandu Jateng dengan Fakultas Psikologi Undip.

"Nanti kita akan melakukan asesmen terlebih dahulu secara konkretnya bagaimana, kita akan melakukan diskusi-diskusi lebih lanjut untuk kita tanda tangani PKS dengan Fakultas Psikologi Undip," beber Nawal. 

Editorial Team