Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Fitur Gadai Peduli Jadi Dewa Penolong Bagi Warga Jateng yang Ter-PHK

IMG_20260112_110449.jpg
Seorang wanita melihat daftar harga emas di galeri emas Kantor Pegadaian Kanwil XI Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya sih...
  • Fitur Gadai Peduli Pegadaian membantu warga Jateng terdampak PHK
  • Pengguna layanan Gadai Peduli dapat memperoleh pinjaman lunak dengan nominal terjangkau
  • Jumlah nasabah gadai dan transaksi tabungan emas Pegadaian meningkat signifikan, dipengaruhi sebaran informasi yang masif
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Sejumlah masyarakat yang mengalami dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jawa Tengah memilih memanfaatkan layanan Gadai Peduli milik Pegadaian untuk mengurangi beban ekonomi. 

Masyarakat yang jadi pengguna layanan Gadai Peduli juga dimudahkan memperoleh pinjaman lunak dengan nominal yang terjangkau. 

Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian Kanwil XI Semarang, Tyas Ari Hidayat, mengungkapkan jumlah pengguna fitur Gadai Peduli memang tergolong banyak. Utamanya saat warga sedang kesulitan keuangan maupun ketika terdampak PHK. 

"Untuk masyarakat terdampak PHK atau yang mau mulai usaha, bisa memakai layanan fitur Gadai Peduli dengan modal 0 persen. Dengan kondisi saat ini, masyarakat yang mengakses fitur ini cukup banyak," ujar Tyas, Selasa (13/1/2026). 

Berdasarkan data dari Pegadaian Kanwil XI Semarang, jumlah nasabah gadai selama 2025 kemarin secara year on year (Yoy) mengalami lonjakan 50 persen ketimbang situasi tahun lalu. 

Untuk transaksi tabungan emas juga meningkat signifikan hingga 200 persen ketimbang tahun 2024 silam. Nasabah tabungan emas, kebanyakan bertransaksi dengan mencicil emas. Aktivitas menabung emas itu juga banyak dilakukan masyarakat di galeri emas yang dikelola Pegadaian di sejumlah wilayah. 

Lonjakan transaksi tabungan emas dipengaruhi sebaran informasi yang masif kepada masyarakat yang memuat tema besar Pegadaian Mengemaskan Indonesia. 

"Kontribusi terbesar dari data transaksi yang ada cenderung merata setiap daerah sekitar 40 persen. Maka adanya transaksi dari gadai, emas dan fitur terbaru membuat transaksi yang dihimpun Pegadaian bergerak ke arah positif," tuturnya. 

Selama ini nasabah tabungan emas didominasi kalangan wirausaha, karyawan dan sebagian ibu-ibu rumah tangga. Rata-rata mereka menabung dengan cara yang berbeda untuk mengumpulkan gramasi emas yang bervariasi. 

"Kalangan ibu rumah tangga umumnya (nabung emas) buat nyicil dan tambahan biaya pendidikan buat anaknya," paparnya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Fitur Gadai Peduli Jadi Dewa Penolong Bagi Warga Jateng yang Ter-PHK

13 Jan 2026, 22:20 WIBNews