Semarang, IDN Times - Lirik lagu MBG yang diplesetkan jadi judul Mas Bahlil Ganteng rupanya dikelola untuk meningkatkan elektabilitas Partai Golkar pada kontestasi Pemilu 2029 mendatang.
Golkar Jateng Manfaatkan Lagu MBG Bahlil untuk Gaet Gen Z di Pemilu 2029

- Golkar Jawa Tengah memakai lagu “Mas Bahlil Ganteng” dan kegiatan tari kreasi untuk mendekati Gen Z serta meningkatkan elektabilitas menjelang Pemilu 2029.
- Ketua Golkar Jateng Mohammad Saleh menyebut partai ingin menjadi wadah kreativitas anak muda, seiring prediksi 60–70 persen pemilih 2029 berusia di bawah 50 tahun.
- Lomba tari kreasi Jawa Tengah melibatkan sekitar 200 peserta dari 35 kelompok usia 15–20 tahun, sebagai upaya mengenalkan dan menjaga budaya daerah.
Di Jawa Tengah, bahkan lagu MBG mulai diperkenalkan kepada masyarakat dalam gelaran tari kreasi yang diadakan di markas DPD Golkar Jateng Jalan Kiai Saleh Semarang.
Ketua Golkar Jateng, Mohammad Saleh mengungkapkan bahwa pendekatan terhadap anak muda tidak hanya dilakukan melalui kegiatan politik. Melainkan dengan memberikan ruang untuk berkreasi dan beradaptasi dengan tren yang berkembang.
"Harapannya kita bisa kaderisasi orang-orang untuk melihat Golkar lebih terbuka sama anak muda. Kita bisa jadi wadah berkreasi anak-anak muda, mengikuti dan beradaptasi dengan kreativitas anak muda sekarang," urainya, Sabtu (22/8/2026).
Generasi muda yang kini mayoritas dari Gen Z menjadi perhatian penting partainya karena diprediksi akan mendominasi pemilih saat Pemilu 2029.
Berdasarkan prediksinya, pemilih Pemilu 2029 sekitar 60-70 persen berusia di bawah 50 tahun. "Maka dari sekarang program dari pengurusnya juga kaderisasinya lebih ke generasi muda," tuturnya
Upaya mendekati Gen Z juga terlihat dari masifnya lagu Mas Bahlil Ganteng saat HUT Golkar. Lagu yang dikaitkan dengan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia turut digunakan dalam senam.
Saleh mengatakan penggunaan lagu MBG bentuk respons kader Golkar terhadap tren yang berkembang di kalangan masyarakat, termasuk anak muda melalui media sosial.
"Dengan viralnya lagu MBG itu bikin kami juga senang. Sudah wajar kader-kadernya sendiri ikut menyanyikan itu. Ternyata viralnya sedemikian sampai bisa buat senam juga," katanya.
Menurut Saleh, program Presiden Prabowo termasuk MBG, pendidikan, dan kesehatan dinilai memiliki irisan dengan perhatian partainya terhadap masyarakat.
Saleh menegaskan, pendekatan melalui budaya, kegiatan kreatif, kesehatan, hingga tren yang digemari anak muda diharapkan dapat membuat Partai Golkar lebih terbuka dan dekat dengan generasi pemilih baru.
Kegiatan peringatan kemerdekaan tersebut sekaligus mengangkat tema "Nguri-nguri tradisi dan budaya untuk menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur". Menurut Saleh, budaya dan tradisi yang mengakar merupakan bagian dari modal sosial untuk membangun masyarakat.
"Budaya yang kuat, kemudian tradisi yang mengakar, itu kita bisa menjadi Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," katanya.
Ketua Srikandi Partai Golkar Jawa Tengah Ratih Pratiwi mengatakan lomba tari kreasi sengaja diarahkan kepada generasi muda untuk mengenalkan sekaligus menjaga budaya Jawa Tengah.
"Lomba tari kreasi Jawa Tengah ini adalah upaya kami untuk nguri-nguri kebudayaan dari anak-anak usia 15 sampai 20 tahun. Alhamdulillah banyak sekali peminatnya," kata Ratih.
Tingginya minat peserta bahkan membuat panitia harus membatasi jumlah pendaftar karena keterbatasan waktu. Dari 35 kelompok yang tampil, sekitar 200 peserta berasal dari berbagai wilayah Jawa Tengah.






















