Golkar Kaget Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq Diciduk KPK

- Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq ditangkap KPK lewat operasi tangkap tangan pada Selasa pagi, lalu langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
- Penangkapan ini mengejutkan Partai Golkar karena Fadia merupakan kader senior sekaligus Ketua DPC Golkar Kabupaten Pekalongan yang baru memasuki periode ketiga kepemimpinannya.
- Golkar Jateng dan pengurus daerah kini menunggu langkah lanjutan, termasuk kemungkinan menggelar musda baru untuk menggantikan posisi Fadia di struktur partai.
Semarang, IDN Times - Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arrafiq pagi ini, Selasa (3/3/2026), oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengejutkan sejumlah koleganya di Partai Golkar. Seperti diberitakan sebelumnya, Fadia Hari ini terkena operasi tangkap tangan (OTT) kemudian langsung dibawa ke Jakarta.
Fadia A Rafiq tercatat sebagai Bupati Pekalongan dua periode. Pada Pilkada Pekalongan 2024 kemarin, Fadia yang berpasangan dengan Sukirman dari PKB mampu meraup suara lebih dari 50 persen.
Sekretaris DPC Golkar Kabupaten Pekalongan, Ruben membenarkan ihwal kejadian penangkapan Bupati Pekalongan. Ia mengungkapkan Fadia A Rafiq merupakan kader tulen partainya.
Sehingga adanya OTT dari KPK benar-benar mengejutkan rekan-rekan partainya.
"Saya baru dengar kabarnya dari teman-teman DPC Pekalongan. Soalnya posisi saya lagi ada tugas ke luar kota. Yang jelas kami semua kaget. Apalagi beliaunya kan sebagai Ketua DPC Golkar Kabupaten Pekalongan. Tahun ini sudah kepemimpinan yang periode ketiga," kata Ruben kepada IDN Times.
Ruben juga bilang partainya sebenarnya menaruh harapan besar kepada Fadia Arrafiq. Sebab, sebagai pucuk pimpinan partai, Fadia punya peran sentral yang kuat. Terutama karena putri almarhum Arrafiq ini sudah tahu seluk-beluk peta politik Pekalongan.
"Beliau ini sudah dua kali jadi bupati, ini periode keduanya," tuturnya.
Lebih jauh lagi, pihaknya menyampaikan Fadia sempat menginformasikan akan mengadakan buka puasa bersama dengan pengurus dan kader Golkar Kabupaten Pekalongan.
"Agenda terdekatnya paling buka puasa bersama," akunya.
Sejumlah pengurus struktural Golkar Jateng juga tak kalah syok mendapat kabar penangkapan Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq.
"Berarti harus ada musda lagi karena beliau Ketua DPC-nya," kata sumber dari IDN Times.
















