Banyumas, IDN Times — Tim dokter forensik gabungan dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFMI) bersama Kepolisian Republik Indonesia merilis temuan awal dari proses ekshumasi dan autopsi jenazah Sutrimo. Mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah tersebut sebelumnya dibongkar makamnya untuk kepentingan penyidikan atas misteri kematiannya.
Proses ekshumasi yang berlangsung selama lebih kurang 3,5 jam di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banumas, Jawa Tengah, berfokus pada pencarian bukti ilmiah melalui pendekatan Scientific Crime Investigation. Jenazah Sutrimo sendiri dimakamkan pada 23 Juli 2026 silam.
