Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Idul Fitri, Wilayah Jateng ini Diperkirakan Diguyur Hujan Lebat
Ilustrasi pelaksanaan salat Id di kawasan Jembatan Ampera (IDN Times/Rangga Erfizal)

Semarang, IDN Times - Wilayah Kabupaten Banyumas dan Cilacap menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berpotensi hujan saat salat Idul Fitri 1445 H pada Rabu (10/4/2024).

1. Wilayah Jateng menunjukkan adanya pembentukan awan hujan

ilustrasi awan meendung (pexels.com/BrettSayles)

Menurut BMKG wilayah Jateng, khususnya Banyumas dan Cilacap berpotensi hujan lebat disertai petir. "Pantauan cuaca dari Stasiun Meteorologi (Stamet) Tunggul Wulung Cilacap pada hari Selasa (9/4/2024), pukul 05.00-10.00 WIB, terjadi hujan ringan hingga lebat disertai petir," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stamet Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo.

Curah hujan di wilayah perkotaan Cilacap pada Selasa (9/4/2024) pagi tercatat 68 milimeter atau kategori lebat, di Bandara Tunggul Wulung tercatat 45 milimeter atau kategori sedang, dan di Dayeuhluhur tercatat 9 milimeter atau kategori ringan.

Berdasarkan pantauan dinamika atmosfer pada Selasa (9/4/2024), kata dia, menunjukkan adanya Madden Julian Oscillation (MJO) di fase 4 atau Maritime Continent yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di Indonesia.

2. Cuaca ekstrem diperkirakan terjadi antara tanggal 9-11 April

ilustrasi hujan (unsplash.com/bckfwd)

Menurut dia, adanya gelombang atmosfer Kelvin yang salah satunya melewati Jawa bagian barat dan tengah serta adanya belokan angin di Jateng berdampak terhadap terjadinya hujan sedang hingga lebat, khususnya di wilayah Cilacap dan sekitarnya pada Selasa (9/4) pagi.

"Khusus untuk tanggal 10 April 2024 wilayah Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya, diprakirakan berawan pada pagi hari, ada potensi hujan ringan di beberapa wilayah di pesisir selatan. Namun pada sore hingga malam hari diprakirakan akan berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang," katanya.

Bahkan berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Stamet Ahmad Yani Semarang, kata dia, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jateng pada 9-11 April.

3. Pemudik diimbau untuk berhati-hati

ilustrasi contraflow di tol mudik Lebaran 2024. (Dok. Kemenhub)

Wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada hari Rabu (10/4/2024) yakni di Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Kota Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Kota Salatiga, Kota/Kabupaten Semarang, Purwodadi, Kudus, Pati, Kendal, Batang, Kota/Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Brebes, dan sekitarnya.

Selanjutnya pada Kamis (11/4/2024) cuaca ekstrem berpotensi di Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Kabupaten Tegal, Brebes, dan sekitarnya.

"Bagi para pemudik tetap harus berhati-hati dalam perjalanan karena curah hujan dengan intensitas sedang disertai petir diprakirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama pada sore hingga malam hari," kata Teguh.

Editorial Team