Petugas Asrama Haji Donohudan, menatan koper calon jemaah haji. (IDN Times/Larasati Rey)
Lebih lanjut Sarip mengungkapkan jika sudah ada edukasi terkait larangan membawa air zam-zam di dalam pesawat. Edukasi tersebut disampaikan oleh kepala kloter masing-masing baik sebelum berangkat maupun sudah berada di Tanah Suci.
"Sudah diinfokan ke ketua kloter juga, cairan memang tidak boleh masuk itu sudah aturan dari otoritas penerbangan tidak bisa diperkenan di penerbangan," jelasnya.
Adapan pelanggaran yang dilakukan oleh para jemaah haji dimana botol air zam-zam dengan botol air mineral kemudian di plakban dan dimasukkan ke dalam koper. Menurut Sarip, meski jemaah haji membungkus dengan rapat, namun tetap saja zair cair apa pun tidak diperkenankan dalam penerbangan.