KDMP Belum Jalan, Dandim Temanggung Sebut Truk Pikap Boleh Dipakai

- Dandim 0706 Temanggung Letkol Inf Richie Fadly menegaskan truk dan pikap KDMP yang telah tiba boleh digunakan untuk kepentingan desa serta operasional koperasi, meski belum berjalan.
- Seluruh kendaraan dan sarana KDMP diminta tetap dijaga serta dirawat agar siap dipakai saat operasional resmi dimulai. Distribusi mencakup truk, pikap, kendaraan roda tiga, AC, hingga CCTV.
- Pembangunan tahap pertama KDMP Temanggung ditargetkan selesai sekitar sepekan lagi; 259 titik telah dikerjakan, sembilan tersisa, sementara 21 titik akan masuk tahap kedua.
Temanggung, IDN Times - Sejumlah truk dan mobil pikap bertuliskan koperasi desa merah putih jelang akhir 2026 telah tiba di Kabupaten Temanggung. Dandim 0706 Temanggung Letkol Inf Richie Fadly mengatakan sarana transportasi seperti truk, pikap yang sudah tiba di KDMP tetap diperbolehkan digunakan walaupun di sisi lain koperasinya belum beroperasi
"Bagi KDKMP yang sudah dapat kendaraan, nantinya dapat digunakan untuk mendukung kepentingan desa dan operasional KDKMP," katanya.
Ia menjelaskan yang penting kendaraan juga harus dirawat dengan baik, meskipun koperasinya belum sepenuhnya operasional.
Ia menegaskan, seluruh sarana yang telah diterima harus dijaga dan dirawat agar tetap dalam kondisi siap pakai hingga operasional KDKMP secara resmi dimulai.
"Seluruh sarana yang sudah diterima harus dijaga dan dirawat sehingga tetap dalam kondisi siap digunakan saat operasional KDKMP resmi dimulai," katanya dikutip dari Antara.
Tercatat saat ini KDMP se-Temanggung sudah memperoleh distribusi sarana transportasi dari Agrinas dan telah diserahkan kepada perwakilan ketua KDKMP.
Sarana transportasi yang didapat berupa 84 unit truk hino, 149 unit pick up mahindra, 448 unit kendaraan bak roda tiga new Karya 200 LN, 850 unit AC, 1.672 unit mebel gerai toko, 1.068 unit APAR, 66 paket rak etalase, 1.056 unit CCTV, 171 alat kasir, serta 200 palet.
Adapun seluruh pembangunan tahap pertama KDMP Temanggung dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu pekan ke depan. Setelah 268 titik rampung, pembangunan masih akan berlanjut ke tahap kedua. Dari jumlah 289 desa dan kelurahan di Temanggung, masih ada 21 titik yang belum masuk dalam pembangunan tahap pertama.
"Yang sudah dikerjakan 259. Sisa sembilan titik tahap pertama, kemudian 21 titik lagi baru akan kami mulai di tahap kedua," jelasnya.





















