Semarang, IDN Times - Pihak keluarga korban pengeroyokan menegaskan tak mau dimediasi dengan enam anggota Polresta Yogyakarta yang menjadi pelaku utama pengeroyokan. Pasalnya mereka menganggap telah dirugikan oleh ulah para pelaku dari Polresta Yogyakarta karena telah menyebabkan korban meninggal dunia.
"Jadi pas tujuh hari setelah suami saya dimakamkan, pemilik mobil rental datang ke rumah saya bersama pelaku memakai seragam dinas Polresta Jogja. Mereka minta damai, memberi uang lima juta yang katanya untuk uang duka. Tapi kami ndak mau," kata Poniyem, istri korban, saat ditemui di rumah duka, Minggu (12/1/2025).
