Ilustrasi Digitalisasi (Unsplash.com/fancycrave1)
Pemimpin Wilayah Kanwil XI Semarang M Aries Aviani Nugroho menyampaikan Gadepreneur dirancang untuk membekali UMKM dengan literasi bisnis, standarisasi produk, digitalisasi agar UMKM dapat mengelola keuangan, produk-produk yang dihasilkan memiliki daya saing kualitas.
Ia bilang bahwa Gadepreneur sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan UMKM, ujar aries
Antusiasme peserta juga mengalami peningkatan signifikan sejak pertama kali program ini digelar. Jika pada tahun 2023 jumlah peserta masih berada di angka ratusan, kini jumlah peserta yang lolos seleksi mencapai 360 orang.
“Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku UMKM memiliki semangat besar untuk terus berkembang dan menjadi pahlawan ekonomi di daerah masing-masing,” tambahnya.
Adapun kriteria UMKM yang dapat mengikuti program ini diutamakan bagi usaha padat karya yang memiliki nilai ekonomi signifikan, mampu memberdayakan masyarakat, serta memiliki potensi pengembangan usaha yang baik. Selain itu, skala usaha peserta juga dibatasi dengan nilai produksi maksimal Rp15 miliar.
“Program ini masih akan berlanjut dengan sesi kopdar dan rebranding yang nantinya akan diseleksi menjadi 24 pelaku UMKM terbaik. Kami berharap Gadepreneur dapat terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tuturnya.