Kuliti McLaren 720S yang Ringsek Kecelakaan di Sukoharjo, Sehebat Apa Sih?

- Insiden kecelakaan McLaren 720S milik YouTuber di Sukoharjo menarik perhatian publik karena mobil super langka ini jarang terlihat dan bernilai miliaran rupiah.
- McLaren 720S dibekali mesin V8 twin-turbo 4.0 liter bertenaga 720 PS, akselerasi 0–100 km/jam dalam 2,9 detik, serta teknologi sasis karbon khas Formula 1.
- Harga McLaren 720S di Indonesia mencapai Rp13–15 miliar baru dan Rp8–10 miliar bekas, namun biaya pajak serta perawatannya sangat tinggi dan kurang cocok untuk jalanan lokal.
Sukoharjo, IDN Times — Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh insiden kecelakaan yang melibatkan sebuah supercar eksotis, McLaren 720S, milik seorang YouTuber di kawasan Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kejadian ini sontak menarik perhatian warga net, mengingat mobil kasta tertinggi tersebut sangat jarang terlihat di jalanan Solo Raya dan memiliki nilai ekonomis yang luar biasa fantastis.
Meluncurkan mobil dengan performa monster di jalanan umum Indonesia memang membutuhkan konsentrasi dan keahlian tingkat tinggi.
Di balik tampilannya yang futuristik dan agresif, McLaren 720S adalah salah satu mahakarya otomotif asal Inggris yang dirancang dengan teknologi Formula 1 (F1).
Bagi Sedulur yang penasaran dengan performa jet darat ini, yuk simak profil lengkap, harga, keistimewaan, serta kelebihan dan kekurangan dari McLaren 720S berikut ini, Lur!
1. Profil Umum dan Tahun Pembuatan

McLaren 720S pertama kali diperkenalkan ke publik dunia pada ajang Geneva Motor Show tahun 2017 sebagai penerus dari tipe pendahulunya, McLaren 650S.
Mobil ini diproduksi secara resmi oleh McLaren Automotive sejak tahun 2017 hingga awal 2023, sebelum akhirnya perannya digantikan oleh penerusnya, yaitu McLaren 750S. Walaupun produksinya sudah dihentikan, di tahun 2026 ini tipe 720S tetap menjadi salah satu buruan utama para kolektor supercar dunia karena desainnya yang dinilai abadi (timeless).
Jantung mekanis mobil ini dibekali mesin berkode M840T dengan kapasitas 4.0 Liter Twin-Turbocharged V8. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga brutal sebesar 720 PS (atau sekitar 710 HP) dan torsi puncak sebesar 770 Nm.
2. Harga Fantastis di Pasar Indonesia

Masuk ke Indonesia melalui jalur importir umum (IU), harga McLaren 720S bisa bervariasi tergantung pada opsi kustomisasi interior, eksterior, serta jenis pajak barang mewah yang melekat saat pertama kali dibeli.
Kondisi Baru (Saat Masih Diproduksi): Harga off-the-road standar berkisar di angka Rp10 miliar hingga Rp12 miliar. Namun, setelah ditambah instrumen pajak sanksi barang mewah di Indonesia, harga on-the-road (OTR) legalitasnya bisa menyentuh Rp13 miliar hingga Rp15 miliar.
Kondisi Bekas/Second: Di pasar mobil hobi Indonesia, harga bekas untuk lansiran tahun 2018-2020 masih bertengger kokoh di angka Rp8 miliar hingga Rp10 miliar, tergantung pada kondisi mesin dan kilometer pemakaian.
3. Keistimewaan dan Kelebihan McLaren 720S

Sebagai supercar papan atas, McLaren 720S dibekali berbagai kelebihan mutakhir yang membuatnya sempat dinobatkan sebagai salah satu mobil tercepat di kelasnya:
Akselerasi Monster: Mobil ini mampu melesat dari posisi diam 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 2,9 detik saja, Lur! Sementara kecepatan maksimalnya (top speed) bisa menyentuh angka 341 km/jam.
Sasis Monocage II Khas F1: Seluruh struktur inti kokpit mobil ini menggunakan bahan serat karbon (carbon fiber) berkekuatan tinggi yang sangat ringan. Hal ini membuat bobot total mobil menjadi sangat enteng namun tetap kokoh melindungi pengemudi dari benturan keras.
Pintu Gunting (Dihedral Doors): Mekanisme bukaan pintu yang mengangkat ke atas tidak hanya mendongkrak estetika visual secara dramatis, tetapi juga memudahkan akses keluar masuk saat parkir di area sempit.
Suspensi Proactive Chassis Control II: Sistem suspensi hidrolik canggih yang membaca kontur jalanan secara otomatis setiap milidetik, memberikan stabilitas maksimal saat menikung tajam tanpa gejala limbung.
4. Kekurangan McLaren 720S untuk Jalanan Indonesia

Meski tampak sempurna, mengendarai McLaren 720S di jalanan umum Indonesia—terutama di wilayah sub-urban seperti Solo-Sukoharjo—memiliki tantangan tersendiri akibat beberapa kekurangan berikut:
Ground Clearance Sangat Rendah: Jarak mobil ke tanah yang sangat mepet membuatnya sangat rentan gasruk atau tersangkut saat melewati polisi tidur tinggi, jalan berlubang, atau jalanan yang bergelombang.
Karakter Turbo Lag yang Agresif: Sebagai mobil turbo bertenaga besar, ada sedikit jeda (lag) sebelum tenaga mesin keluar sepenuhnya. Ketika jarum RPM menyentuh titik tertentu, tenaga akan menyentak secara tiba-tiba. Jika pengemudi belum terbiasa, mobil bisa dengan mudah kehilangan kendali (oversteer).
Biaya Perawatan dan Pajak Selangit: Pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan untuk mobil ini di Indonesia bisa mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta per tahun—setara harga satu mobil LCGC baru, Lur! Belum lagi biaya servis berkala yang komponennya harus diimpor langsung dari Inggris.
Nah, itulah profil mendalam mengenai spesifikasi hingga kekurangan dari McLaren 720S yang sempat menghebohkan warga Sukoharjo. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan otomotif kamu di hari Rabu ini. Tetap utamakan keselamatan saat berkendara di jalan raya ya, Sedulur!





















