Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kurangi Karbon, 3.500 Bibit Alpukat dan Durian Ditanam di Gunung Ledek Semarang
Seorang mahasiswi Universitas Negeri Semarang (Unnes) menanam bibit pohon hasil kolaborasi bersama Djarum Foundation. (IDN Times/Dok Humas Unnes)

Semarang, IDN Times - Sebagai wujud nyata untuk mengurangi jejak karbon, tak kurang 3.500 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) terlibat dalam proses penanaman bibit pohon di area Gunung Ledek, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati.

Aksi penanaman bibit pohon tersebut merupakan inisiasi pihak Unnes bersama Bakti Lingkungan Djarum Foundation. 

Jumlah bibit yang ditanam juga sebanyak 3.500 buah. Meliputi dari alpukat aligator, alpukat kendil, alpukat cipedak, mangga arummanis, mangga manalagi, mangga kojay, durian kromo Banyumas, durian musangking, durian otong, oetai, dan rambutan rapiah.

 

1. Rektor Unnes tegaskan penanaman pohon berikan dampak bagi lingkungan

Seorang mahasiswi tersenyum ceria sambil memperlihatkan sebuah bibit pohon yang selesai ditanam di dekat kawasan perumahan Ayodhya Sekarang, Kecamatan Gunungpati. (IDN Times/Dok Humas Unnes)

Rektor Unnes, Prof S Martono, menyampaikan pentingnya peran setiap individu dalam melestarikan lingkungan. Melalui gerakan #SatuLangkahNyata, ia ingin mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan alam. 

Kegiatan menanam bukan hanya sekadar simbol. "Tetapi juga tindakan nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan," kata profesor ekonomi tersebut dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (26/11/2023). 

2. Pohon yang ditanam diharapkan gak cuma jadi peneduh

Untuk aksi penanaman bibit pohon, turut hadir Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji. Ia yang jadi anggota MWA Unnes itu menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Unnes dalam kegiatan lingkungan ini. Pohon yang ditanam diharapkan tidak hanya menjadi peneduh, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan ekosistem, khususnya di Kota Semarang, dan bisa menumbuhkan kepedulian mahasiswa akan pentingnya menjaga lingkungan," katanya. 

3. Sebanyak 9 fakultas terlibat penanaman bibit pohon

Kelompok mahasiswi yang terlibat dalam kegiatan penanaman pohon terlihat berpose bersama di areal penanaman kompleks perumahan Ayodhya, Sekaran, Kecamatan Gunungpati. (IDN Times/Dok Humas Unnes)

Berdasarkan pendataan yang dilakukan tim Unnes, 3.500 mahasiswa yang ikut aksi penanaman bibit pohon dari sembilan fakultas. 

Rinciannya sebanyak 408 dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), 494 dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), 359 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), 448 dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), 498 dari Fakultas Teknik (FT), 227 dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), 576 dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), 284 dari Fakultas Hukum (FH), dan 206 dari Fakultas Kedokteran (FK).

4. Ada workshop tentang menjaga lingkungan hidup

Sejumlah mahasiswa dan mahasiswi berpose dengan membuat simbol tangan berbentuk love usai mengikuti kegiatan penanaman bibit pohon yang diselenggarakan bersama pihak Djarum Foundation. (IDN Times/Dok Humas Unnes)

Selain menanam pohon, mereka juga terlibat penyuluhan dan workshop tentang menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan mengurangi jejak karbon.

Mahasiswa diberikan pemahaman tentang cara sederhana, namun efektif untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan sehari-hari.

Unnes menambahkan bahwa bersama Bakti Lingkungan Djarum Foundation berkomitmen terus mengembangkan kegiatan-kegiatan lingkungan yang dapat memberikan dampak positif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Editorial Team