Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Maknai Nuzulul Qu’ran, Kecamatan di Semarang Terima Bantuan Al Qu'ran
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat menghadiri kegiatan Tarawih Keliling sekaligus Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kota Semarang Tahun 1447 Hijriyah di lapangan depan ex-Wonderia, Jumat (6/3/2026). (dok. Pemkot Semarang)
  • Pemerintah Kota Semarang menerima 20 ribu Al-Qur’an dari Yayasan Al-Fatihah untuk mendukung program belajar mengaji anak-anak di setiap kecamatan dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an.
  • Wali Kota Agustina Wilujeng menekankan pentingnya nilai keadilan dan kemanusiaan dalam kepemimpinan, serta mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan menghadapi cuaca ekstrem yang melanda kota.
  • Kota Semarang ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-31 pada September mendatang, dengan persiapan fasilitas dan SDM untuk menyambut sekitar 11 ribu tamu dari seluruh Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Peringatan Nuzulul Qu’ran di Kota Semarang dimaknai menyerahkan bantuan Al Qu’ran di setiap kecamatan masjid. Bantuan itu untuk menunjang program belajar mengaji bagi anak-anak.

Untuk diketahui, Kota Semarang menerima bantuan sebanyak 20 ribu kitab Al-Qur’an dari Yayasan Al-Fatihah.

1. Anak-anak harus tertib mengaji

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat menghadiri kegiatan Tarawih Keliling sekaligus Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kota Semarang Tahun 1447 Hijriyah di lapangan depan ex-Wonderia, Jumat (6/3/2026). (dok. Pemkot Semarang)

"Ini itikad baik dari Pemerintah Kota Semarang untuk melaksanakan janji kita di RPJMD bahwa di setiap sore, anak-anak harus tertib belajar mengaji," ungkap Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat menghadiri kegiatan Tarawih Keliling sekaligus Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kota Semarang Tahun 1447 Hijriyah di lapangan depan ex-Wonderia, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Semarang, Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin, tokoh agama, serta masyarakat sekitar untuk memperingati turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.

"Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha Kuasa karena malam ini menjadi malam yang istimewa. Al-Quran ibarat mata air kebijaksanaan yang nilainya melampaui batas-batas perbedaan," ujar Agustina.

Dirinya menekankan bahwa Al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk yang memberikan teladan universal mengenai keadilan, kemanusiaan, dan kasih sayang. Nilai-nilai inilah yang menjadi pegangan bagi kepemimpinan dirinya bersama Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab di hadapan Tuhan untuk memimpin Kota Semarang.

2. Doa untuk hadapi tantangan bencana cuaca ekstrem

Tim BPBD Kota Semarang menangani kejadian bencana banjir di Mangkang akibat Sungai Plumbon meluap, Kamis (15/1/2026). (dok. BPBD Kota Semarang)

"Maka, saya dan Pak Iswar melayani panjenengan semua dalam bentuk pengabdian sosial. Memastikan setiap kebijakan, seperti di bidang kesehatan hingga pendidikan merupakan cara kami berdiri paling depan saat warga sedang memerlukan bantuan," tegasnya.

Acara ini juga menjadi momen bagi pemerintah bersama masyarakat untuk menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang melanda Semarang beberapa hari terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas dari berbagai dinas seperti BPBD, PU, Damkar, dan Dinas Perhubungan yang telah bekerja keras menangani dampak cuaca buruk, termasuk evakuasi ratusan pohon tumbang dalam waktu singkat.

"Maka, doa pada hari ini kita lantunkan untuk kesehatan seluruh para petugas yang menghadapi tantangan untuk menyelesaikan bencana di Kota Semarang. Saya membayangkan, pasti teman-teman itu tidak beristirahat," ungkap Agustina.

Wali kota juga mengajak seluruh warga untuk disiplin menjaga lingkungan, terutama kebersihan saluran air guna mengendalikan banjir. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan adalah bentuk ibadah yang nyata dan meminta masyarakat untuk memastikan sampah rumah tangga dibuang pada tempatnya agar beban kota menjadi lebih ringan.

3. Kota Semarang jadi tuan rumah MTQ Nasional

Ilustrasi MTQ Nasional. (dok. Pemkot Semarang)

"Yang paling sederhana adalah memastikan saluran air di sekitar kita tidak tersumbat. Sampah adalah tanggung jawab kita bersama," tuturnya.

Sementara, Agustina juga menginformasikan bahwa Kota Semarang akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-31 pada bulan September mendatang. Penunjukan ini merupakan sebuah kehormatan besar setelah 47 tahun berlalu.

Pemerintah Kota Semarang pun tengah menyiapkan berbagai fasilitas serta pengembangan sumber daya manusia untuk menyambut sekitar 11 ribu tamu dari seluruh Indonesia.

"Tantangannya adalah membuat para tamu itu nyaman, namun warga kota Semarang juga merasa tenang. Kita juga mengusulkan supaya pada saat, sebelum atau sesudah MTQ, kita boleh melaksanakan Lomba Rebana Nasional," pungkasnya.

Editorial Team