Potret para prajurit pengawal Pura Mangkunegaran Solo, Sabtu (5/9/2026). (IDN Times/Herka Yanis)
Mangkunegara X melihat kemajuan teknologi dan semakin banyaknya pekerjaan yang dapat dilakukan secara otomatis berpotensi memberikan manusia lebih banyak waktu.
Waktu tersebut, menurutnya, justru dapat digunakan untuk kembali mengenali diri, identitas, hingga budaya.
“Mungkin saya melihatnya dengan teknologi semakin maju dan banyak hal-hal yang bisa lebih automated dan lebih cepat ke depannya mungkin manusia akan punya waktu untuk sedikit melambat dan kembali ke belajar tentang identitasnya, belajar tentang budayanya, mencari mungkin eh hal-hal terkait dengan eh dirinya sendiri. Mengexplore dirinya sendiri,” jelasnya.
Dalam konteks tersebut, Mangkunegara X melihat Mangkunegaran memiliki ruang untuk mengambil peran.
“Jadi, ya mungkin di situ adalah peran yang Mangkunegaran akan bisa isi ke depannya untuk eh masyarakat luas loh,” katanya.
Ia juga menyebut pengalaman berada di London selama menjalani studi memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan AI di berbagai institusi.
“LONDON adalah tempat yang tepat untuk belajar bagaimana penerapan AI di pemerintahan, institusi-institusi,” pungkasnya.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu “bonus” selama menjalani pendidikan di Inggris, selain pembelajaran akademis yang diperoleh di LSE.
Wawancara lengkap KGPAA Mangkunegara X dan Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis dapat disaksikan di YouTube IDN Times di bawah ini