Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

MBG di Jateng Jalan Terus, Ahmad Luthfi: Punya SPPG Terbanyak Nomor 2

MBG di Jateng Jalan Terus, Ahmad Luthfi: Punya SPPG Terbanyak Nomor 2
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat hadir di IDN HQ. (IDN Times/Fauzan)
Share Article

Semarang, IDN Times - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengungkapkan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih berjalan hingga saat ini. Bahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan aset-asetnya untuk mendukung program MBG. 

1. Miliki 129 SPPG untuk layani MBG

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional  (BKKBN), Wihaji memantau program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) di di TPA Pertiwi di Boyolali. (dok. Kementerian BKKBN)
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional  (BKKBN), Wihaji memantau program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) di di TPA Pertiwi di Boyolali. (dok. Kementerian BKKBN)

‘’Jadi, MBG di Jateng nomor 2 setelah Jabar. Kami sudah membentuk tim yang dikomandani Wakil Gubernur Jateng dibantu Asisten 1 untuk melakukan eksplorasi dan menggandeng seluruh stakeholder di wilayah kami,’’ ungkapnya dalam siaran podcast bersama IDN Times, Rabu (16/4/2025).

Untuk diketahui, hingga saat ini sudah ada 129 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani program MBG di Jawa Tengah atau terbanyak kedua secara nasional.

2. MBG tingkatkan kesejahteraan masyarakat

default-image.png
Default Image IDN

Luthfi menerangkan, agar MBG ini terus berjalan pihaknya tidak berhenti untuk mengeksplorasi dengan melibatkan aset-aset pemerintah kabupaten/kota di Jateng demi mendukung program tersebut.

‘’Tidak hanya aset pemprov yang mendukung MBG, tetapi juga aset pemda kabupaten/kota di Jateng kami libatkan. Sebab, kami sudah punya target per bulan,’’ tuturnya.

Menurut pensiunan jenderal bintang tiga ini, secara tidak langsung program MBG ini telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

3. Pokja MBG Jateng petakan aset

Wagub Jateng Gus Yasin saat memaparkan pembentukan Pokja Percepatan MBG. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
Wagub Jateng Gus Yasin saat memaparkan pembentukan Pokja Percepatan MBG. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

‘’Sebab, dalam distribusi bahan pokok mulai beras, susu, daging, dan lainnya melibatkan banyak petani, nelayan, pedagang. Selain itu, juga menciptakan lapangan kerja dan menghidupkan ekonomi kreatif,’’ tandasnya.

Sementara, Pokja MBG Jateng saat ini sudah memetakan aset yang bisa digunakan. Termasuk melakukan identifikasi potensi distribusi bahan pokok dapur MBG se-Jateng.

Adapun, untuk mempercepat pelaksanaan MBG, Jateng membutuhkan 3.470 dapur untuk memenuhi kebutuhan sekitar 8 juta penerima manfaat.

Share Article
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Guru Honorer Dihapus, Disdik Usul Penerimaan Guru ASN di Semarang

28 Mei 2026, 21:18 WIBNews