Pernahkah kamu sengaja menghindari media sosial seharian demi menonton siaran ulang pertandingan tim favoritmu, tapi saat akhirnya ditonton, rasanya kok agak hambar? Padahal pertandingannya berjalan seru dan kebanjiran gol.
Tenang saja, kamu tidak sendirian. Tidak ada yang salah dengan seberapa besar rasa cintamu pada klub tersebut. Fenomena ini sangat wajar dan bisa dijelaskan secara ilmiah dari kacamata psikologi. Otak kita memang diprogram untuk merespons siaran langsung dan siaran ulang dengan cara yang sangat berbeda.
Berikut adalah analisis di balik mengapa siaran ulang tidak akan pernah bisa menggantikan magisnya menonton siaran langsung!
