Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Momen Antea Putri Turki Hidupkan Karya WR Soepratman saat HUT Jateng
Antea Putri Turki menggesekan biolanya saat mengumandangkan lagu Indonesia Raya 3 Stanza. (IDN Times/Dok Pemprov Jateng)
  • Antea Putri Turki, cicit keponakan WR Soepratman, tampil pada puncak HUT ke-81 Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Boyolali dengan biola dan vokal.
  • Violis 17 tahun itu membawakan Indonesia Raya tiga stanza serta lagu Indonesia Hai Iboekoe, Indonesia Tjantik, dan Matahari Terbit karya WR Soepratman.
  • Antea menilai penampilannya sebagai tanggung jawab melestarikan karya sang eyang buyut; Gubernur Ahmad Luthfi mengaku terkesan dan teringat pada WR Soepratman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1927

WR Soepratman membuat notasi dan partitur yang kemudian dimainkan Antea.

1928

WR Soepratman menyanyikan dan memainkan biola pada Kongres Pemuda.

hari ini

Antea Putri Turki tampil pada puncak HUT Ke-81 Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali. Ia memainkan biola dan membawakan Indonesia Raya 3 Stanza serta sejumlah karya WR Soepratman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Antea Putri Turki membawakan Indonesia Raya tiga stanza serta lagu Indonesia Hai Iboekoe, Indonesia Tjantik, dan Matahari Terbit sambil bermain biola pada puncak HUT ke-81 Jawa Tengah.
  • Who?
    Violis 17 tahun Antea Putri Turki, cicit Ngadini Soepratini yang merupakan kakak kandung WR Soepratman, tampil di hadapan peserta upacara. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menyaksikan.
  • Where?
    Penampilan berlangsung di Alun-alun Kidul, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
  • When?
    Antea tampil pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Jawa Tengah yang digelar hari ini.
  • Why?
    Antea diundang sebagai penghormatan kepada WR Soepratman, tokoh nasional yang memiliki akar sejarah dari Purworejo, Jawa Tengah. Ia juga menyatakan ingin menjaga karya eyang buyutnya tetap didengar generasi berikutnya.
  • How?
    Antea menyanyikan lagu-lagu karya WR Soepratman sambil memainkan biola, menggunakan notasi dan partitur Indonesia Raya dari 1927. Ahmad Luthfi menyatakan terkesan dengan penampilannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Antea Putri Turki, cicit keluarga WR Soepratman, main biola dan menyanyi di ulang tahun Jawa Tengah ke-81 di Boyolali. Ia menyanyikan Indonesia Raya 3 Stanza dan lagu lama buatan WR Soepratman. Antea bangga menjaga lagu itu supaya anak-anak muda juga tahu. Gubernur Ahmad Luthfi bilang penampilannya bagus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Puncak perayaan HUT Ke-81 Jateng di Kabupaten Boyolali dimeriahkan penampilan Antea Putri Turki. 

Bila diruntut silsilahnya, Antea cicit dari Ngadini Soepratini, kakak kandung Wage Rudolf Soepratman. Violis berusia 17 tahun tersebut tampil saat HUT Jateng digelar di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali hari ini. 

Antea, begitu ia akrab disapa menunjukan penampilannya mengumandangkan lagu Indonesia Raya 3 Stanza sembari bermain biola.

Di hadapan peserta upacara, Antea juga melantunkan lagu karya eyang buyutnya. Seperti Indonesia Hai Iboekoe, Indonesia Tjantik dan Matahari Terbit.

1. Antea bangga bisa bawakan lagu kakek buyutnya

Antea Putri cicit WR Soepratman pede bernyanyi saat HUT Ke-81 Jateng. (IDN Times/Dok Pemprov Jateng)

Bagi Antea, hari ini momen spesial. Sebab menyanyikan lagu Indonesia Hai Iboekoe dan Indonesia Tjantik yang jarang diketahui masyarakat Indonesia.

"Partitur partiturnya itu pertama kali dibuat oleh beliau (WR Soepratman). Jadi rasanya bangga bisa menyanyikan kembali lagu ini," akunya.

Ia bilang menyanyikan karya WR Soepratman bukan sekadar tampil di atas panggung. Justru ada tanggung jawab untuk menjaga agar karya kakek buyutnya tetap kekal dan didengar generasi berikutnya.

2. Sanggup mainkan partitur warisan WR Soepratman

Antea Putri cicit WR Soepratman menyapa Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Di Alun-alun Boyolali. (IDN Times/Dok Pemprov Jateng)

Antea berharap semakin banyak anak muda yang berani membawakan sekaligus melestarikan karya-karya WR Soepratman. Terlebih, masih ada karya yang ditemukan kembali dan belum banyak dikenal masyarakat.

“Sangat luar biasa bisa menyanyikan Indonesia Raya 3 Stanza di panggung Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah. Ini yang saya mainkan itu notasi dan partitur dari 1927. Dulu beliau menyanyikan dan memainkan biolanya di Kongres Pemuda 1928,” tambahnya.

Kehadiran Antea dalam peringatan Hari Jadi Jawa Tengah memiliki makna tersendiri. Ia diundang sebagai bentuk penghormatan kepada WR Soepratman, tokoh nasional yang memiliki akar sejarah dari Purworejo, Jawa Tengah.

3. Ahmad Luthfi takjub dengan penampilan Antea

Antea Putri cicit WR Soepratman foto bareng dengan Sekda Jateng Wagub Jateng Taj Yasin dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (IDN Times/Dok Pemprov Jateng)

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, terkesan dengan penampilan Antea. Menurutnya, penampilan Antea membangkitkan kembali ingatan tentang WR Soepratman.

“Bagus sekali, dia nanti akan menggelar konser sendiri. Suaranya bagus sekali. Saya masih terngiang-ngiang dan terkenang dengan WR Soepratman,” ujar Luthfi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article