Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Musisi Muda Dibekali Strategi Bersaing di Industri Musik Masa Kini

Musisi Muda Dibekali Strategi Bersaing di Industri Musik Masa Kini
Para musisi muda yang merupakan finalis Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2 mendapatkan mentoring eksklusif sebelum melangkah ke sesi recording di Studio Lokananta, Kota Surakarta. (dok. BML)
Intinya Sih
  • Program Bintang Muda Lokananta Vol. 2 membekali lima finalis dengan strategi bersaing di industri musik melalui mentoring eksklusif dan dukungan dari PT Danareksa serta PPA.
  • Para mentor seperti Lafa Pratomo, Endah Widiastuti, dan Kukuh Rizal membantu finalis memahami manajemen, karakter karya, serta cara beradaptasi dengan tren tanpa kehilangan identitas musikal.
  • Kementerian Ekonomi Kreatif mendukung program ini karena mampu menciptakan dampak ekonomi dan sosial bagi komunitas musik sekaligus membuka peluang kolaborasi melalui program Akselerasi Kreatif Musik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surakarta, IDN Times - Para musisi muda yang merupakan finalis Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2 mendapatkan mentoring eksklusif sebelum melangkah ke sesi recording di Studio Lokananta, Kota Surakarta. Mereka mendapat pembekalan terkait strategi untuk bersaing di industri masa kini. 

1. Bangun kapasitas kreatif dan profesional musisi

bintang muda lokananta
Para musisi muda yang merupakan finalis Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2 mendapatkan mentoring eksklusif sebelum melangkah ke sesi recording di Studio Lokananta, Kota Surakarta. (dok. BML)

Program Bintang Muda Lokananta yang didukung penuh oleh PT Danareksa (Persero) dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) ini mendukung regenerasi ekosistem musik Indonesia dengan melahirkan talenta baru melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Sehingga dalam proses seleksi, lima finalis yang berhasil lolos dari tahap sebelumnya ini tidak sekedar berkompetisi dalam kemampuan bermusik, melainkan juga menerima manfaat utama program.

Adapun, keunggulan program tersebut yaitu bekal perspektif baru dalam mengembangkan karya sekaligus memahami konteks industri musik secara lebih luas, benefit yang tidak didapatkan pada kompetisi sejenis di Indonesia.

Kelima finalis yang terpilih terdiri dari Tuan Sendiri (Bandung), Gardenia (Banjarnegara), BeverlyLine (Semarang), Barmy Blokes (Surakarta), dan Drewgon (Maluku Tenggara). Mereka mendapatkan manfaat untuk membangun kapasitas kreatif sekaligus profesional dengan belajar langsung dari mentor berpengalaman, memahami proses produksi musik secara menyeluruh yaitu bekal pengetahuan, karya rekaman, dan jejaring yang terbentuk.

Para finalis berkesempatan berdiskusi langsung dengan mentor-mentor berpengalaman dalam ekosistem musik, di antaranya Kukuh Rizal membangun fondasi manajerial bagi musisi/band, dengan memahami pilihan model bisnis dalam musik serta sumber-sumber pendapatan yang dapat dikembangkan.

2. Bentuk karakter dan identitas karya musisi

bintang muda lokananta
Para musisi muda yang merupakan finalis Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2 mendapatkan mentoring eksklusif sebelum melangkah ke sesi recording di Studio Lokananta, Kota Surakarta. (dok. BML)

Ferry Dermawan juga memandu finalis mengenal perspektif kurator festival musik dalam melihat potensi serta kesiapan seorang musisi/band. Lalu, Lafa Pratomo membantu menjelaskan peran produser dalam membentuk karakter dan identitas karya seorang musisi/band tanpa kehilangan arah/ karakter musiknya. Kemudian, Endah Widiastuti menyampaikan cara membangun karya musikal di tengah tren dan tuntutan pasar melalui lirik yang bercerita.

Selama sesi tersebut, para mentor berinteraksi lebih dekat dengan finalis BML. Sebagai seorang produser, Lafa Pratomo berpendapat bahwa musisi yang tidak berada di pusat industri justru memiliki semangat kreatifitas dan daya juang lebih tinggi dalam berkarya.

‘’Hal ini terlihat dari kemampuan produksi para finalis yang cukup mumpuni. Harapannya, kegiatan ini bisa memantik semangat mereka untuk terus berkarya,’’ ujarnya.

Sejalan dengan itu, Kukuh Rizal menekankan betapa menyenangkan bertemu musisi-musisi baru dengan energi besar. Ia melihat keseriusan para finalis dalam setiap sesi, dan menilai Bintang Muda Lokananta adalah jembatan yang mempertemukan potensi tersebut sekaligus membuka ruang penemuan baru bagi perkembangan musik Indonesia.

‘’Potensi yang dimiliki para finalis ini bukan hanya bakat, tetapi juga bentuk kemauan usaha untuk menyusun management systems dalam rencana jangka panjang dan membuktikan diri lewat karya,’’ katanya.

3. Ciptakan dampak ekonomi dan sosial bagi komunitasnya

bintang muda lokananta
Para musisi muda yang merupakan finalis Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2 mendapatkan mentoring eksklusif sebelum melangkah ke sesi recording di Studio Lokananta, Kota Surakarta. (dok. BML)

Bintang Muda Lokananta Vol. 2 juga mendapat atensi dari Direktur Musik Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Mohammad Amin. Ia mengaku, program ini karena sejalan dengan program Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan talenta musik Indonesia yang memiliki potensi untuk berkembang lebih lanjut, sekaligus membuka peluang untuk berkolaborasi dengan program pendanaan Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik.

“Peran musisi tidak hanya berkarya, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan dampak ekonomi dan sosial bagi komunitasnya. Melalui program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mengajak musisi untuk memahami ekosistem yang lebih luas dan mengakses peluang yang tersedia,’’ katanya.

Pandangan para mentor tersebut dirasakan langsung oleh salah satu finalis. Tuan Sendiri menuturkan, bahwa sesi mentoring membuka perspektif baru sekaligus memperluas jejaring, bahkan tercipta kolaborasi spontan di Lokananta antara dirinya dengan Risti Panjali dari alumni BML Vol. 1.

‘’Sesi mentoring ini menyenangkan dan memperkaya sudut pandang dalam bermusik. Selain itu, juga membantu saya dalam menjalani proses pembuatan karya di Lokananta, yang dipenuhi berbagai cerita dan sejarah musik,’’ terangnya.

Dengan rangkaian mentoring, jejaring, hingga dukungan lintas lembaga, program Bintang Muda Lokananta Vol. 2 membuktikan langkah nyata untuk membuka jalan panjang bagi karir musisi di Indonesia. Lima finalis terpilih tidak hanya bersiap untuk rekaman, tetapi juga menapaki jalur profesional dengan bekal ilmu, jaringan, dan semangat baru.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More