Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Nana Sudjana Gelontorkan Bantuan Beras 10 Ton Jelang Coblosan

Nana Sudjana Gelontorkan Bantuan Beras 10 Ton Jelang Coblosan
ilustrasi penerima bansos (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya Sih
  • Kota Solo menjadi sasaran pertama program bantuan beras dari cadangan pangan.
  • Penyaluran dilaksanakan di Pendapa Kecamatan Pasar Kliwon dengan 1.000 penerima manfaat.
  • Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, berupaya menurunkan angka kemiskinan dengan program bantuan pangan dan pembangunan RTLH.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surakarta, IDN Times - Mendekati tahapan pencoblosan Pilgub Jateng, Kota Solo menjadi sasaran pertama yang diberikan program bantuan beras dari cadangan pangan. Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana ikut menyalurkan 10 ton beras kepada waralga miskin Kecamatan Jebres, Pasar Kliwon, dan Banjarsari Selasa (4/11/2024). 

1. Ada seribu penerima manfaat bantuan beras

Penyaluran Bantuan Pangan Beras 10 kilogram (kg). (dok. Bulog)
Penyaluran Bantuan Pangan Beras 10 kilogram (kg). (dok. Bulog)

Penyaluran tersebut dilaksanakan di Pendapa Kecamatan Pasar Kliwon. Terdapat 1.000 penerima manfaat (KPM) yang diberi beras. 

Program ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat.

“Penyaluran ini rutin kami laksanakan di 35 kabupaten/kota,” kata Nana disela acara penyaluran beras cadangan pangan.

2. Nana Sudjana klaim fokus prioritaskan penurunan kemiskinan

Nana menyampaikan, penurunan angka kemiskinan masih menjadi fokus prioritas, karena masih di angka 10,47 persen. Pihaknya berupaya keras agar akhir tahun ini, angka kemiskinan bisa di bawah 10 persen. 

Pemberian cadangan pangan pemerintah hanya salah satu cara untuk menurunkan angka kemiskinan. Selain program tersebut, upaya lain yang dilakukan di antaranya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pada tahun 2024, Pemprov Jateng menargetkan memperbaiki 17.000 unit RTLH.

“Kita bangunkan rumah dengan anggaran Rp20 juta per unit. Dan saat ini sudah mencapai kurang lebih sekitar 65-70 persen," bebernya.

Pemprov Jateng juga memberikan bantuan jambanisasi dan sambungan listrik gratis. Selain itu, berkerjasama dengan Baznas Jateng menyelenggarakan program pelatihan bagi masyarakat miskin dan penyaluran modal produktif.

3. Pjs Wali Kota Solo apresiasi langkah Pemprov

Dok. Humas Pemkot Bandung
Dok. Humas Pemkot Bandung

Pemprov Jateng juga memberikan bantuan jambanisasi dan sambungan listrik gratis. Selain itu, berkerjasama dengan Baznas Jateng menyelenggarakan program pelatihan bagi masyarakat miskin dan penyaluran modal produktif

Pjs Wali Kota Surakarta, Dhoni Widianto menyampaikan, apresiasi atas sinergi yang dijalin Pemprov Jateng. Pihaknya juga memiliki program penanggulangan kerawanan pangan. Hingga kini sudah menyalurkan bantuan pangan untuk 5.700 keluarga penerima manfaat. Namun, belum semua warga miskin terjangkau semua.

“Karena keterbatasan anggaran dan masih banyaknya KPM yang belum menerima, maka Pemkot Surakarta masih tetap memerlukan dukungan untuk penanggulangan kemiskinan,” kata Dhoni.

Dikatakan dia, bantuan dari Pemprov Jateng dinilai sangat membantu warga yang belum terjangkau bantuan dari Pemkot Surakarta.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More