Semarang, IDN Times - Di tengah lonjakan penularan COVID-19 varian Omicron di Jawa Tengah, angka bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit tergolong masih rendah.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah, dr Djoko Handojo menyampaikan keterisian bangsal COVID-19 belum terlalu tinggi lantaran banyak pasien varian Omicron menjalani karantina terpusat di beberapa rumah sakit rujukan utama.
"BOR di rumah sakit belum tinggi karena umumnya kita sudah sarankan pasien yang terinfeksi varian Omicron sebaiknya menjalani isolasi terpusat. Sehingga yang masuk rawat inap gak banyak. Rata-rata pasien Omicron memutuskan isolasi mandiri di rumahnya sendiri," ungkapnya, Senin (7/2/2022).
