Pajak Naik di Tahun 2025, Dealer Mobil Dorong Penjualan di Akhir Tahun

- Dealer mobil di Semarang gelar pameran otomotif untuk meningkatkan penjualan menjelang kenaikan tarif PKB tahun 2025
- Pameran melibatkan 11 merek mobil dan sepeda motor dengan berbagai promo menarik, termasuk mobil listrik Vinfast asal Vietnam
- Ketiga, pameran ini menargetkan penjualan 200 unit mobil selama 12 hari penyelenggaraan pameran otomotif tersebut
Semarang, IDN Times - Rencana pemerintah menaikkan tarif progresif pajak kendaraan bermotor (PKB) di tahun 2025 mendorong dealer mobil di Kota Semarang agresif meningkatkan penjualan di akhir tahun 2024. Hal itu dilakukan dengan menggelar pameran Semarang Automotive Expo (Sauto Expo) di Mal Ciputra Semarang, 28 November–9 Desembe 2024.
1. Manfaatkan beli mobil sebelum harga naik

Sebanyak 11 merek mobil satu merek sepeda motor terlibat dalam pameran tersebut. Sejumlah dealer menawarkan berbagai promo menarik di antaranya promo bunga 0 persen, subsidi potongan harga, gratis angsuran enam kali, tenor hingga delapan tahun, dan lucky dip untuk menggaet konsumen.
Seperti Mazda yang menawarkan harga spesial dengan bunga 0 persen, hingga gratis servis jasa oli dan penggantian suku cadang.
Supervisor Mazda Semarang, Hendry Kurniawan mengatakan, pada pameran akhir tahun ini pihaknya menampilkan Mazda CX5 dan CX30.
‘’Kami bawa kendaraan yang paling diminati konsumen beserta promo yang bisa dimanfaatkan untuk pembelian di akhir tahun. Sebab, tahun depan diprediksi akan ada kenaikan harga mobil seiring kenaikan pajak kendaraan bermotor dan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB),’’ ungkapnya.
2. Ada program Year End Sale

Kemudian, Nasmoco Group sebagai dealer Toyota di Jateng dan DI Yogyakarta juga memberikan kesempatan bagi konsumen yang ingin mengganti mobilnya di akhir tahun melalui program trade in.
Marketing Planning Section Head Nasmoco Group, R Dwi Kresna Setya Putra mengatakan, momentum akhir tahun ini merupakan saat yang tepat untuk membeli mobil. Satu kemudahan pembelian yang kami tawarkan, yaitu melalui program trade in.
‘’Pelanggan bisa menukar mobilnya merek apapun dengan Toyota. Selain itu, juga ada promo YES (Year End Sale) dengan keuntungan cash back hingga puluhan juta rupiah. Kesempatan ini jangan dilewatkan karena tahun depan harga mobil naik,’’ katanya.
Selanjutnya, pada Sauto Expo ini juga menghadirkan merek mobil listrik asal Vietnam yang baru saja melakukan ekspansi di Kota Semarang, Vinfast.
3. Kenalkan mobil listrik dari Vietnam

Branch Manager Vinfast Semarang, Antonio Nicholas mengatakan, pihaknya membawa dua tipe mobil listrik, yakni VF5 dan VFe34. Vinfast memberikan kemudahan pembelian bagi konsumen salah satunya bisa membeli mobil dengan sistem sewa baterai.
‘’Kami memberikan fleksibilitas kepada konsumen dalam pembelian mobil. Yakni, bisa membeli mobil sekalian baterai atau bisa juga dengan sistem sewa baterai,’’ ujarnya.
Untuk mobil Vinfast tipe VF5 dijual dengan harga Rp229 juta (sewa baterai), dan Rp297 juta termasuk dengan baterai. Sedangkan, tipe VFe34 seharga Rp284 juta (sewa baterai) dan Rp378 juta (beli baterai).
Adapun, merek mobil lain yang terlibat dalam Sauto Expo ini antara lain Honda, Wuling, Chery, Mitsubishi, Suzuki, Ford, Daihatsu, dan Hyundai.
4. Targetkan 200 unit mobil terjual

Senior Project Manager Makmur Jaya Abadi (MJA), Dian Citra Lestari mengatakan, pameran ini merupakan ketiga kalinya yang digelar di tahun 2024.
‘’Kami menggelar yang ketiga di akhir tahun ini karena sesuai tren, penjualan mobil di akhir tahun selalu tinggi. Kami berharap hasil penjualan di pameran kali ini juga tinggi karena tahun depan diprediksi harga mobil naik dan pajak kendaraan juga naik. Sehingga, momen ini bisa dimanfaatkan oleh konsumen,’’ katanya.
Sementara, Sauto Expo ini menargetkan 200 unit mobil bisa terjual selama 12 hari penyelenggaraan pameran otomotif tersebut.



















