Embun Es Dieng Muncul Lagi! 5 Tips Berburu Salju Biar Bebas Hipotermia

- Fenomena embun es atau embun upas kembali muncul di Dataran Tinggi Dieng pada puncak musim kemarau Juli 2026, menarik ribuan wisatawan untuk menikmati pemandangan bak salju.
- Suhu ekstrem di bawah 0°C menuntut wisatawan mempersiapkan diri dengan pakaian berlapis, pelindung tubuh, serta konsumsi makanan dan minuman hangat agar terhindar dari hipotermia.
- Waktu terbaik menyaksikan embun es adalah pukul 04.30–06.00 WIB, dengan kewaspadaan terhadap gejala hipotermia dan disarankan membawa heat pack untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Banjarnegara, IDN Times — Fenomena alam memukau yang selalu ditunggu-tunggu wisatawan kembali menyapa Dataran Tinggi Dieng! Memasuki puncak musim kemarau di pertengahan Juli 2026 ini, hamparan rumput dan kompleks Candi Arjuna kembali diselimuti embun es atau yang dikenal warga lokal sebagai embun upas.
Suhu udara ekstrem yang dapat merosot hingga menyentuh angka di bawah 0°C menjadikan pemandangan Dieng bak diselimuti "salju" tipis. Tak heran jika ribuan wisatawan dari berbagai daerah berbondong-bondong datang untuk mengabadikan momen langka ini.
Namun di balik keindahannya, cuaca dingin pembeku tulang di Dieng menyimpan risiko bahaya kesehatan jika tidak diantisipasi dengan benar. Biar liburan berburu embun es milikmu tetap seru dan bebas dari ancaman hipotermia, yuk simak 5 tips penting berburu 'salju' Dieng berikut ini, Lur!
1. Gunakan Pakaian Berlapis dengan Teknik Layering

Menghadapi suhu dingin ekstrem di Dieng tidak cukup hanya bermodal satu jaket tebal, Sedulur. Terapkan teknik layering tiga lapis untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil:
Lapis Pertama (Base Layer): Gunakan baju thermal atau manset yang melekat di kulit untuk menahan panas tubuh.
Lapis Kedua (Mid Layer): Pakai sweter fleece atau bahan wol untuk mengisolasi udara dingin.
Lapis Ketiga (Outer Layer): Gunakan jaket gunung (windbreaker atau down jacket) yang tahan angin dan air.
2. Lindungi Area Ekstremitas Tubuh

Bagian tubuh seperti kepala, telinga, telapak tangan, dan kaki adalah area yang paling cepat kehilangan panas. Pastikan kamu membawa dan memakai perlengkapan pelindung ekstremitas berikut saat keluar penginapan:
Kupluk wol yang menutupi hingga ke telinga.
Sarung tangan tebal (windproof atau berbahan bahan fleece).
Kaos kaki wol tebal dan sepatu tertutup (hindari memakai sandal jepit).
Masker atau syal untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan udara beku.
3. Datang di Waktu Emas atau Golden Time yang Tepat

Embun es tidak bertahan seharian, Lur! Embun upas biasanya terbentuk pada dini hari dan akan mulai mencair tak lama setelah tersengat sinar matahari pagi.
Waktu terbaik untuk meluncur ke lapangan Kompleks Candi Arjuna atau lapangan sekitar Dieng adalah pukul 04.30 WIB hingga 06.00 WIB. Jangan datang terlalu cepat jika tidak kuat menahan dingin di luar ruangan, dan jangan pula terlambat agar kristal es di atas dedaunan belum meleleh.
4. Isi Perut dengan Makanan dan Minuman Hangat Sebelum Keluar

Bertualang dalam kondisi perut kosong saat cuaca dingin ekstrem adalah kesalahan fatal. Tubuh membutuhkan kalori ekstra untuk dibakar menjadi energi panas.
Sebelum berburu embun es di subuh hari, sempatkan untuk minum teh manis hangat, jahe hangat, atau mengonsumsi makanan berkarbohidrat seperti kentang goreng khas Dieng. Membawa thermos kecil berisi air hangat saat berada di lokasi juga sangat membantu menjaga kenyamanan tubuh.
5. Kenali Gejala Awal Hipotermia dan Siapkan Heat Pack

Hipotermia terjadi ketika suhu tubuh merosot drastis di bawah 35°C. Waspadai gejala awalnya seperti menggigil hebat, bicara melantur, bibir kebiruan, jemari kaku, hingga rasa lemas yang mendalam.
Sebagai langkah antisipasi:
Bawa heat pack (penghangat tangan instan) yang bisa dimasukkan ke dalam saku atau genggaman tangan.
Jika tubuh mulai menggigil tak terkontrol, segera cari tempat berlindung yang tertutup dari terpaan angin dan konsumsi minuman hangat.
Jangan memaksakan diri bertahan di luar ruangan demi foto jika kondisi fisik sudah tidak fit.
Nah, itulah 5 tips penting biar pengalaman berburu 'salju' Dieng pekan ini berjalan aman, hangat, dan berkesan. Selamat berlibur, jaga kesehatan, dan salam hangat selalu dari Dieng, Sedulur!























