Semarang, IDN Times - Hari Kamis (9/4) kemarin menjadi momen yang membekas di ingatan HM, seorang perawat di Klinik Pratama Dwi Puspita, Kemijen Semarang Timur. Niat baiknya kala itu justru berbuah petaka. Perempuan yang tinggal di kawasan Sendangguwo Tembalang itu menjadi korban penganiayaan yang dilakukan seorang pasien berinisial B.
"Awalnya saya ingatkan juga, kalau mau diperiksa sama dokter harus pakai masker. Soalnya kan kita dikasih tahu kalau dokternya gak mau terima pasien tanpa masker," kata HM, Minggu (12/4).
