Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PGN dan BPH Migas sedang melaksanakan uji petik jaringan gas rumah tangga di Jateng dan Jatim. (dok. PGN)
PGN dan BPH Migas sedang melaksanakan uji petik jaringan gas rumah tangga di Jateng dan Jatim. (dok. PGN)

Semarang, IDN Times - Perusahaan Gas Negara (PGN) sedang mengembangkan jaringan gas (jargas) rumah tangga dan pelanggan kecil melalui program Jargas non APBN. Upaya ini untuk mengejar target pencapaian satu juta sambungan rumah (SR) dan optimalisasi pemanfaatan gas bumi untuk sektor lain.

1. Pengembangan jargas untuk pemanfaatan energi bersih

PGN dan BPH Migas sedang melaksanakan uji petik jaringan gas rumah tangga di Jateng dan Jatim. (dok. PGN)

General Manager PGN Sales Operation Regional (SOR) III, Edi Armawiria mengatakan, pengembangan jargas rumah tangga dan pelanggan kecil ini demi mendukung pemanfaatan energi bersih ramah lingkungan di masa transisi energi saat ini. Sejalan dengan hal tersebut, PGN melakukan canvasing market menengah ke atas untuk program jargas non APBN dan produk baru jargas dengan layanan-layanan tambahan.

“Maka itu, PGN dan BPH Migas bersama-sama melakukan uji petik untuk meninjau seberapa jauh minat masyarakat terhadap jargas non APBN. Melalui kegiatan ini, BPH Migas juga memastikan bahwa penyaluran gas bumi di wilayah Jateng dan Jatim dapat tepat sasaran dan masyarakat dapat menerima benefit atas gas bumi,” ungkapnya di sela pelaksanaan uji petik bersama BPH Migas melalui keterangan resmi, Minggu (5/6/2022).

2. Uji petik digelar di Jatim dan Jateng

PGN dan BPH Migas sedang melaksanakan uji petik jaringan gas rumah tangga di Jateng dan Jatim. (dok. PGN)

Adapun, uji petik di wilayah PGN SOR III akan dilaksanakan di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo dan Kota Semarang.

Komite BPH Migas, Wahyudi Anas mengatakan, pada kegiatan uji petik keminatan pihaknya akan memberikan insight peluang untuk mensinergikan dengan beberapa lembaga lain sehingga daya saing dapat berjalan dengan positif.

‘’Dasar pelaksanaan pembangunan jargas adalah RPJMN. Melalui jargas non APBN oleh PGN, pemerintah berharap pembangunannya dimaksimalkan agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat,’’ katanya.

3. Sudah 150.450 pelanggan rumah tangga pakai jargas

Ilustrasi jaringan gas PGN untuk rumah tangga di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Sementara itu, di wilayah Jateng dan Jatim PGN SOR III telah mengelola 150.450 pelanggan rumah tangga dengan wilayah persebaran pelanggan meliputi Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, Blora, Kota Semarang, Kota Magelang, Kota Mojokerto, Mojokerto, Sidoarjo, Jombang, Gresik, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Pasuruan, Probolinggo, dan Kota Probolinggo.

Pengembangan satu juta jargas rumah tangga oleh PGN selaku Subholding Gas Pertamina diharapkan dapat mencapai target. Kemudian, masyarakat dapat menerima benefit praktis, aman, ramah lingkungan, dan jaminan pasokan 24/7.

Editorial Team