Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pilihan Wedangan Estetik Dekat Keraton Solo yang Ramah Kantong
Kompleks Keraton Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Artikel menyoroti berbagai pilihan wedangan estetik dan terjangkau di sekitar Keraton Solo, mulai dari nuansa klasik Jawa hingga konsep semi-modern yang nyaman untuk bersantai malam.
  • Beberapa tempat populer seperti Wedangan Pendhopo, Omah Lawas Jawan, Cokriek Alun-Alun Utara, hingga Wedangan Echo menawarkan menu khas angkringan dengan harga antara Rp2.000 hingga Rp20.000.
  • Tersedia tips menikmati kuliner malam Solo seperti meminta bakar ulang sundukan, mencoba Es Kampul khas Solo, serta datang lebih awal agar tidak kehabisan menu favorit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mencari makan malam di Solo kurang lengkap jika belum merasakan atmosfer wedangan, sebutan untuk angkringan khas Solo. Menikmati suasana malam yang syahdu di sekitar Keraton Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) paling pas dipadukan dengan kuliner lokal yang ramah kantong. Beberapa tempat makan di sekitar kawasan Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran menawarkan konsep bangunan yang estetik, mulai dari nuansa Jawa kuno, arsitektur kolonial, hingga gaya semi-modern yang nyaman.

Berikut adalah pilihan spot wedangan estetik dan terjangkau di sekitaran area Keraton Solo yang menarik untuk dikunjungi.

Pilihan Wedangan dengan Nuansa Klasik dan Tradisional

Wedangan Pendhopo (google.com/maps/lahiq murtadla)

  • Wedangan Pendhopo

    • Terletak di kawasan Keprabon, sekitar 10 hingga 15 menit dari lokasi Keraton. Tempat ini menyuguhkan suasana rumah joglo klasik. Menu yang tersedia meliputi nasi kucing, aneka sate, hingga gorengan hangat dengan harga ala angkringan.

  • Wedangan Gareng

    • Merupakan salah satu kuliner legendaris Solo yang berlokasi di dekat Stasiun Purwosari, serta memiliki beberapa cabang di sekitarnya. Area tempat makan ini luas dan nyaman untuk menikmati jadah bakar serta minuman tradisional.

  • Wedangan Omah Lawas Jawan

    • Tempat kuliner ini memadukan konsep bangunan antik ala kolonial dengan nuansa tradisional Jawa. Lokasi ini digemari pengunjung muda karena memiliki banyak sudut foto menarik.

  • Wedangan Mbah Wiryo

    • Destinasi legendaris ini menyediakan puluhan jenis lauk pauk serta kudapan angkringan dengan harga kaki lima untuk makan malam yang mengenyangkan.

  • Wedangan Cangkir Blirik

    • Menyajikan kesan tradisional yang kental berupa penyajian minuman di dalam cangkir blirik seng jadul. Tempat ini menyediakan pilihan nasi bungkus serta sundukan murah meriah.

  • Es Masuk Gajahan (Warung Makan Masuk)

    • Berada di area pemukiman tembok benteng keraton (baluwarti), tepatnya di Jalan Reksoniten Nomor 43, Gajahan. Bangunan tempat makan legendaris ini berupa rumah Jawa kuno dengan ornamen kayu lawas dan area lesehan klasik. Menu andalannya mencakup Nasi Kare kuah kental seharga Rp12.000, Es Beras Kencur, dan Es Degan, dengan rentang harga Rp5.000 hingga Rp15.000.

  • Wedangan Cokriek Alun-Alun Utara

    • Terletak langsung di kawasan cagar budaya Alun-Alun Utara Keraton Surakarta. Pengunjung dapat menikmati hidangan dengan latar belakang arsitektur luar keraton. Menunya mengusung model makanan tenongan (jajanan pasar di wadah bambu), gorengan, sate usus, dan teh wasgitel (wangi, panas, legi, kenthel) dengan kisaran harga Rp2.000 hingga Rp12.000 per porsi.

  • Wedangan Lek Gino

    • Berlokasi di kawasan sekitar Keraton Solo, Pasar Kliwon. Tempat tersembunyi (hidden gem) ini memiliki desain sederhana dengan dipan kayu khas Solo kuno. Pilihan menu terdiri dari nasi bandeng, tempe mendoan hangat, sate kere, serta wedang dongo atau ronde dengan harga kisaran Rp2.000 hingga Rp10.000.

Pilihan Wedangan Berkonsep Kontemporer dan Bersih

ilustrasi wedangan (YouTube.com/MasakTV)

  • Wedangan Mantap

    • Mengusung konsep semi-modern yang bersih, luas, dan rapi di Jalan Sugiyopranoto Nomor 12, Kp. Baru, sebelah utara Alun-Alun Utara. Menu andalannya adalah sego kucing (nasi kucing), sate-satean, dan wedang jahe rempah hangat dengan harga Rp2.000 hingga Rp15.000 per menu.

  • Wedangan Echo (Honggowongso)

    • Berlokasi di Jalan Honggowongso Nomor 87, Jayengan, ke arah barat dari area Keraton. Tempat ini memadukan kebersihan kafe modern dengan cita rasa tradisional. Menu yang disajikan antara lain Nasi Opor, Nasi Tumpang, Jadah Bakar, dan Wedang Jahe Merah dengan harga berkisar antara Rp3.000 hingga Rp20.000.

Tips Menikmati Kuliner Malam Wedangan Solo

Ilustrasi Kota Solo atau Surakarta (Unsplash.com)

Agar momen makan malam terasa lebih maksimal, beberapa tips praktis ini dapat diterapkan saat berkunjung:

  • Minta Bakar Ulang

    • Saat mengambil makanan berupa jadah atau jenis sundukan seperti sate telur puyuh, sate kikil, dan sate usus, mintalah penjual untuk menghangatkannya kembali di atas bara arang agar aromanya lebih kuat.

  • Cicipi Es Kampul

    • Pilihan minuman selain wedang jahe hangat adalah Es Kampul, yaitu sajian es teh khas Solo dengan tambahan irisan jeruk peras di dalamnya yang menghasilkan perpaduan rasa manis, sepet, dan segar.

  • Datang Lebih Awal

    • Kawasan di sekitar Keraton sering kali ramai saat akhir pekan. Disarankan untuk tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 hingga 19.00 WIB agar pilihan menu sundukan yang menjadi favorit tidak kehabisan.

Keberagaman kuliner malam di Solo selalu menawarkan keunikan rasa dan atmosfer yang menenangkan. Sempatkan waktu untuk mengunjungi salah satu tempat di atas guna merasakan keaslian cita rasa wedangan tradisional yang ramah di kantong.

Editorial Team