Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid, membenarkan rekomendasi Gerindra jatuh ke pasangan Oji-Zaini. Ia mengatakan rekomendasi dikirim dari DPD Semarang ke DPC Purbalingga hari ini.
“Kalau tidak ada perubahan hari ini, saya udah memerintahkan tim untuk menyerahkan ke DPC karena saya tidak bisa, saya sedang di Jakarta,” kata dia ketika dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, rekomendasi jatuh ke pasangan Oji-Zaini atas beberapa pertimbangan. Yang pertama bakal calon bupati petahana tidak mendaftar ke Gerindra.
"Yang kedua semua nama yang masuk kita ajukan ke DPP. Kepastian diputuskan DPP bukan kami. Kami memberikan pertimbangan dan DPP sudah mengeluarkan rekomnya,” ucapnya.
Terkait pencalonan Adi Yuwono sebagai bakal calon wakil bupati berpasangan dengan Fidloh, Gerindra sudah memiliki rencana tersendiri. Partai menginginkan Adi Yuwono untuk maju pada periode mendatang.
“Karena ini kerja-kerja besar, butuh persiapan matang. Pak Adi bisa fokus pada kerja legislatif sambil mematangkan secara politik dan matang di masyarakat. Artinya tidak bisa buru-buru karena ini waktunya sangat pendek. Lebih baik untuk lima tahun mendatang, dipersiapkan sejak sekarang,” tuturnya.