Pj Gubernur Jateng Serukan Kades Netral di Pilgub Jawa Tengah 2024

Surakarta, IDN Times - Penjabat Gubenur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menekankan agar kepala desa dan lurah tetap netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
1. Pemprov buat suarat edaran ke bupati hingga kades

Terkait netralitas aparatur pemerintah di daerah Nana mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah membuat surat edaran yang ditujukan kepada Bupati/Walikota, Kepala desa dan perangkat desa.
Menurutnya selama tahapan Pilkada 2024 Pemprov Jateng masif melakukan sosialisasi, perihal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun netralitas kepala desa/perangkat desa.
2. Tekankan netralitas apaarat pemerintahan di Pilgub Jateng

Setidaknya sudah dua surat edaran yang diterbitkan. Surat edaran pertama pada 17 Januari 2024 kepada bupati walikota se -Jawa Tengah tentang Netralitas Kepala Desa dan Perangkat Desa pada Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024. Surat edaran kedua pada 29 Oktober 2024 tentang Netralitas Kepala Desa dan Perangkat Desa dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024.
"Selama ini kami dari pemprov juga tidak henti-hentinya memberikan arahan. Kita sudah mengedarkan dua surat edaran, arahannya terkait dengan masalah netralitas," bebernya.
3. Bawaslu gencar lakukan sosialisasi

Ketua Bawaslu Jateng, Muhammad Amin menilai, kepala desa dan lurah punya pengaruh besar di masyarakat. Maka, ketika mereka tidak netral dalam pelaksanaan pilkada, akan menimbulkan preseden buruk bagi pemerintahan di masa mendatang.
Bawaslu Jateng gencar melakukan pencegahan dan sosialisasi, untuk menekan terjadinya berbagai pelanggaran pilkada 2024.
Amin menyebut, pihaknya sudah 762 kali memberikan sosialisasi kepada TNI, Polri, ASN, dan kepala desa di seluruh Jawa Tengah. Selain itu, mengirimkan surat imbauan, dan membentuk 479 desa anti-money politics.



















