Sejumlah rekan berdoa untuk siswa korban penembakan yang diduga oleh oknum polisi di Semarang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/11/2024). (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)
Di dalam penjara, katanya Robig dalam kondisi yang baik. Kondisi kesehatannya juga dicek oleh tim medis. Ini juga untuk memeriksa apakah Robig terlibat penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau tidak.
"Klien kami kan dituduh terlibat narkoba ternyata hasilnya negatif. Sudah dicek darah dan rambutnya," paparnya.
Robig juga mengatakan kepada Herry Darman bahwa dirinya sempat mendoakan arwah almarhum GRO di dalam penjara. Saban habis salat misalnya, Robig melantunkan doa bagi almarhum.
"Dia juga katakan kepada saya bahwa tetap mendoakan almarhum setiap habis salat. Jadi kami juga luruskan bahwa apa yang kami lihat dan kami baca dalam penanganan klien kami tidak ditemukan rekayasa. Kami tidak temukan sesuatu yang ditutupi oleh Kapolrestabes Semarang," akunya.
"Artinya siapa saja yang dihadirkan saat gelar perkara, ada orang tua walikota dinas pendidikan. Mereka saling merangkul. Jadi tidak ada yang ditutupi dalam perkara ini. Tidak ada yang direkayasa dalam kasus ini," tandasnya.