Polda Jateng Pastikan Perayaan Natal di Ribuan Gereja Berjalan Kondusif

Semarang, IDN Times - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah memastikan proses pengamanan perayaan Natal 2023 di ribuan lokasi gereja Katolik, Kristen dan Protestan berjalan lancar. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengungkapkan pengamanan Natal sampai sekarang masih berjalan aman dan relatif kondusif.
"Untuk itu kami sampaikan apresiasi yang tinggi pada masyarakat Jawa Tengah. Perayaan Natal yang dilaksanakan umat Kristiani berjalan sangat kondusif dan aman," ungkap Bayu, Kamis (28/12/2023).
1. Polisi jaga 3.543 gereja Jateng

Tahapan pengamanan perayaan Natal, katanya berlangsung sejak 24-26 Desember 2023. Tercatat, pengamanan dilakukan pada 3.543 gereja dengan rincian 571 gereja Katolik dan 2.916 gereja Kristen Protestan.
Selama pelaksanaan pengamanan, perayaan Natal di Jawa Tengah berjalan lancar dan berlangsung tanpa insiden menonjol.
2. Pengamanan dikerjakan skala prioritas

Menurutnya, dalam mengamankan perayaan Natal di gereja-gereja, pihaknya menerjunkan ribuan personel dari tingkat Polda hingga Polsek.
Untuk jumlah personel yang disiagakan di masing-masing gereja berbeda bergantung dari lokasi dan jumlah jemaatnya serta perkiraan situasi kamtibmas.
"Pengamanan dilakukan dengan skala prioritas dan dengan standar pengamanan yang disesuaikan dengan situasi kamtibmas termasuk jumlah jemaat. Secara umum tujuan utama pengamanan adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam beribadah merayakan Natal," terang Bayu.
3. Polda Jateng anggap warga junjung toleransi

Atas kelancaran perayaan Natal di Jawa Tengah tersebut, Polda Jateng memberikan apresiasi pada seluruh masyarakat.
Menurut Bayu, kelancaran dan kenyamanan yang dirasakan umat Kristiani dalam merayakan Natal tidak terlepas dari toleransi antar umat beragama di Jawa Tengah yang telah terbina dengan baik.
Bahkan, sejumlah ormas turut terlibat dalam pengamanan ibadah Natal di gereja.
Disebutnya, kultur masyarakat untuk saling hormat menghormati antar umat beragama dan saling bersinergi untuk membangun situasi yang aman dan nyaman merupakan aset penting untuk menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif.



















