REI Soloraya Gelar Expo Perumahan, Stok Rumah hingga Ribuan

Surakarta, IDN Times - Real Estate Indonesia (REI) Solo Raya mengelar Expo REI Solo Raya diselenggarakan di Mal Solo Paragon pada 30 Mei-8 Juni mendatang.
Ribuan perumahan mulai dari perumahan subsidi hingga perumahan komersil akan dipamerkan dalam pameran tersebut.
1. Ada 18 pengembang tawarkan ribuan rumah

Ketua REI Komisariat Soloraya Oma Nuryanto mengatakan ada 32 stan yang akan mengikuti pameran tersebut dengan peserta mulai dari pengembang, perbankan, hingga toko bangunan. Sebanyak 18 pengembang perumahan dengan stok rumah hingga ribuan.
"Animo peserta besar sekali, awalnya kami targetkan 31 stan namun ternyata terjual 32 stan," jelasnya.
Pihaknya optimistis penjualan meningkat, terlebih di momen tersebut ada dua long weekend sehingga dipastikan akan ada banyak wisatawan yang datang ke Solo.
"Long weekend ini akan membuat kunjungan atau okupansi hotel otomatis meningkat. Apalagi kan Solo Raya Great Sale (SGS) juga dilaksanakan di bulan Juni," jelasnya.
2. Targetkan transaksi Rp500 miliar

Dalam expo ini, REI menargetkan transaksi Rp500 miliar pada pelaksanaan Expo REI Solo Raya diselenggarakan di Mal Solo Paragon pada 30 Mei-8 Juni 2025.
"Untuk mencapai target tersebut, kami akan melakukan banyak promo, mulai dari diskon harga, free Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan free biaya notaris. Selain itu juga akan ada hadiah alat elektronik untuk merangsang pembelian," ujar Oma Nuryanto.
Ia mengatakan minat konsumen di wilayah Soloraya, ia mengaku jika rata-rata rumah yang diminati di harga Rp400 juta-Rp500 juta.
"Untuk karakteristik rumah yang diminati tahun 2024-2025 hampir sama. Konsumen banyak pekerja, keluarga muda. Mereka juga lebih suka rumah dengan desain satu lantai," pungkasnya.
3. Imbau warga membeli rumah ke pengembang terpercaya

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD REI Jateng Anthony Hendro Prasetyo mengapresiasi REI Solo Raya karena menyelenggarakan expo di tengah lesunya pasar saat ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terselenggara di tahun-tahun selanjutnya.
"Ini membuktikan bahwa REI Solo Raya tetap eksis dan menyediakan perumahan yang layak huni bagi seluruh lapisan masyarakat. Ini juga momentum baik, artinya REI Solo Raya hadir dan tetap berkarya di tengah lesunya pasar," katanya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga meminta kepada para konsumen untuk membeli rumah dari pengembang yang berada di bawah asosiasi resmi dan diakui oleh pemerintah.
"Sehingga para pengembang ini dipastikan mengikuti mekanisme pemerintah. Asosiasi juga aktif mengadakan pelatihan legalitas, perizinan, hingga strategi penjualan," pungkasnya.