Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Revitalisasi Taman Balekambang Selesai, Akan Ada Tiket Berbayar
Taman Balekambang. (Dok/@skyscrapercity)

Surakarta, IDN Times - Revitalisasi Taman Balekambang Solo telah seleaai 100 persen. Kendati demikian, Pemerintah Kota (Pemkot Solo) belum memastikan kapan taman kota tersebut bisa dibuka kembali untuk umum.

1. Tunggu serah terima aset

Sekretaris Daerah Pemkot Solo, Budi Murtono. (IDN Times/Larasati Rey)

Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Surakarta Budi Murtono mengatakan jika saat ini pihaknya masih menunggu laporan serah terima secara administrasi dari Kementerian PUPR kepada Pemkot Solo.

"Prinsipnya pekerjaan sudah seleaai 100 persen. Tapi kan ada proses penyerahan asetnya dari pemborong ke Kementerian PUPR. Kemudian baru penyerahan dari PUPR ke Pemkot Solo," jelasnya kepada awak media di Balaikota Solo, Selasa (9/1/2024).

2. Akan ada tiket berbayar

Taman Balekambang. (Dok/@skyscrapercity)

Lebih lanjut, Budi mengatakan usai penyerahan aset dan proses administrasi, pihaknya juga akan membentuk pengelolaan Balekambang.

"Dengan kawasan Balekambang yang sekarang diperbaharui itukan kita perlu penanganan yang lebih baik ya. Karena pemeliharannya butuh biaya besar, biaya operasional juga besar," ungkapnya.

"Setelah penyerahan kita akan mengubah UPT nya menjadi BLUD dahulu. Setelah itu dengan fleksibilitas BLUD kita akan mencari pihak ke 3 untuk kerja samanya," jelasnya.

3. Jajaki kerjasama dengan swasta.

Google

Budi mengatakan ke depan saat Taman Balekambang dibuka, Pemkot Solo akan menerapkan tiket masuk berbayar. Tiket tersebut digunakan untuk biaya operasional dan perawatan kawasan Balekambang. Kendati demikian pihaknya belum bisa menyebutkan besaran biaya tiket masuk tersebut.

"Mestinya tiket masuk berbayar. Karena meskipun ini ruang terbuka hijau tapi Balekambang itu masuknya Perda kawasan wisata. Di Perda kita tentang pajak dan retribusi daerah itu menetapkan untuk masuk ke kawasan wisata ada retribusi," jelasnya.

Sementara itu, ditanya soal kerjasama dengan salah satu pengelola swasta yakni Jatim Park, Budi menyebut belum ada laporan lebih lanjut.

"Rencana kan Desember buka. Tapi kalau secara pembangunan fisik per 31 Desember laporannya sudah selesai 100 persen. Ini proyek PUPR bukan Pemda jadi kami menunggu serah terima dulu sebelum langkah-langkah berikutnya," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article