SCU Semarang Masuk Rangking 100 Nasional Berkat Kerja Riset

Sejumlah pekerjaan yang berbasis riset-riset data di Unika Soegijapranata atau Soegijapranata Catholic University (SCU) bisa berdampak nyata terhadap kualitas pendidikan di sana. Setidaknya capaian yang diraih SCU terlihat dari rangking 100 nasional yang bisa dipertahankan pada tahun ini.
Berdasarkan hasil pemeringkatan dari EduRank tahun 2026, SCU mempertahankan posisi sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik se-Kota Semarang dan masuk daftar 100 perguruan tinggi terbaik nasional.
Table of Content
1. Ada empat faktor indikator keberhasilan SCU

Pelaksana Tugas Rektor sekaligus Wakil Rektor Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni SCU, Prof Berta Bekti Retnawati mengungkapkan, EduRank merupakan lembaga pemeringkatan independen asal Amerika Serikat yang menilai kinerja perguruan tinggi secara komprehensif melalui banyak indikator.
Indikator yang digunakan seperti kinerja riset, keunggulan prestasi nok akademik dan dampak yang dilakukan para alumni kampus.
“EduRank menggunakan metrik yang mencakup kinerja riset sebesar 45 persen, keunggulan non-akademik dan reputasi website 45 persen, serta dampak alumni 10 persen. Hasil tahun 2026 ini menjadi anugerah bagi SCU karena kita kembali menduduki posisi PTS nomor satu di Semarang, sama seperti tahun sebelumnya," ujar Berta, Selasa (21/4/2026).
2. SCU buktika hasil kolaborasi sivitas akademika

Ia menyampaikan bahwa capaian ini merupakan anugerah sekaligus hasil kerja kolektif sivitas akademika.
Lebih lanjut, Berta menekankan secara nasional SCU juga berhasil masuk daftar 100 besar perguruan tinggi terbaik dari kategori PTN maupun PTS. Sementara di tingkat Asia, posisi SCU menunjukkan lonjakan. Dari peringkat 1.275 pada 2025 menjadi 1.242 pada 2026.
Ia juga bilang, capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi publikasi ilmiah dan sitasi yang dilakukan oleh sivitas akademika, serta prestasi non-akademik yang memberikan dampak luas bagi masyarakat di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Selain itu, peran alumni juga menjadi faktor penguat dalam menjaga kualitas institusi.
“Ini menjadi bukti bahwa kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam menjaga mutu, menjalankan proses pembelajaran berkualitas, serta melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang unggul telah berada di jalur yang tepat,” jelasnya.
3. SCU senantiasa tingkatkan kualitas pendidikan
SCU juga terus berkomitmen menciptakan lingkungan kampus yang mendukung perkembangan mahasiswa secara menyeluruh melalui semangat “Joyful Campus, Joyful Futures.” Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan, sekaligus mendorong transformasi pribadi mahasiswa agar siap menghadapi masa depan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga mampu mengasah talenta non-akademik dan menjadi pribadi yang transformatif. Harapannya, lulusan SCU dapat memberikan dampak positif di masyarakat dan memiliki masa depan yang cerah,” tambahnya.
Berta mengatakan bahwa kampusnya senantiasa terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan. Ia juga berharap SCU dapat terus menjadi pilihan tepat bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan potensi diri secara optimal.
“Puji syukur, capaian ini menjadi penanda bahwa kita harus terus berkomitmen menjaga kualitas dan menjadi ‘cahaya’ bagi masyarakat. SCU ingin menjadi tempat yang tepat bagi generasi muda untuk bertumbuh dan meraih masa depan,” tutur Berta.

















