Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Terperosok ke Sumur Sedalam 17 Meter, Pemuda di Semarang Ditemukan Selamat

Terperosok ke Sumur Sedalam 17 Meter, Pemuda di Semarang Ditemukan Selamat
Korban jatuh dari sumur saat diangkat ke permukaan. Dok Damkar Kota Semarang
Share Article

Semarang, IDN Times - Sebuah mukjizat dialami Andi Putra Perdana. Pemuda berusia 28 tahun tersebut ditemukan selamat saat terperosok ke dalam sumur di samping rumah dinas Wali Kota Semarang.

 

1. Awalnya Andi bersih-bersih sampah di halaman rumah tetangganya

Petugas Damkar Kota Semarang memakai alat bantu saat evakuasi korban jatuh dari sumur. Dok Damkar Kota Semarang
Petugas Damkar Kota Semarang memakai alat bantu saat evakuasi korban jatuh dari sumur. Dok Damkar Kota Semarang

Kejadian tersebut bermula tatkala Andi sedang membersihkan sampah di halaman salah satu tetangganya, pada Minggu (15/6). Menurut Agus Nur Hadi, Koordinator Danyon 2 Damkar Kota Semarang, saat itu Andi tidak melihat adanya lubang sumur yang ditimbun oleh gundukan tanah.


Diduga karena lengah, kata Agus, Andi yang memiliki bobot tubuh sekitar 90 kilogram itu terjatuh ke dalam lubang sumur sedalam 17 meter.


"Itu kan dia pagi-pagi lagi rumahnya pak Teguh di Jalan Borobudur Utara Manyaran sampingnya Rumdin Walikota. Waktu itu dia memang lagi bersih-bersih halaman rumah. Kebetulan di sana sumurnya gak  ditutupi asbes. Cuma diratakan sama tanah. Terus tahu-tahu keinjek, dia langsung terperosok ke bawah," kata Agus saat dikontak pada Senin (15/6).

2. Kondisi sumur yang sempit membuat petugas sulit evakuasi Andi

Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur (Dok.IDN Times/Basarnas Bali)
Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur (Dok.IDN Times/Basarnas Bali)

Ia mengungkapkan kondisi sumur yang sempit sangat menyulitkan dua petugas Damkar saat menolong Andi. Ditambah tubuhnya yang tambun membuat seorang petugas jadi kesulitan saat menggotong tubuhnya keatas permukaan sumur. 


"Soalnya diameter sumurnya cuma semeter. Awalnya dua orang yang mengevakuasi. Tapi pas tubuh korban diangkat sesek banget. Korban juga tubuhnya gemuk. Bobotnya 90 kilo," terangnya.

3. Petugas pakai pengerek tali untuk selamatkan Andi

Petugas Damkar saat evakuasi korban jatuh dari sumur. Dok Damkar Kota Semarang
Petugas Damkar saat evakuasi korban jatuh dari sumur. Dok Damkar Kota Semarang

Ia bilang proses evakuasi akhirnya berhasil setelah memakan waktu selama 20 menit. Nyawa Andi bisa diselamatkan oleh petugas Damkar. Andi dievakuasi memakai peralatan tripot yang dipasangi alat pengerek tali. Seutas tali lalu diikatkan pada tubuhnya. Sedangkan seorang petugas Damkar membopong tubuh Andi dari belakang.

4. Petugas Damkar: Andi cuma lecet di kakinya. Nyawanya berhasil diselamatkan

Personel Basarnas harus pakai alat khusus untuk evakuasi korban yang terperosok sumur di Pudakpayung Semarang. Dok Humas Basarnas Semarang
Personel Basarnas harus pakai alat khusus untuk evakuasi korban yang terperosok sumur di Pudakpayung Semarang. Dok Humas Basarnas Semarang

Agus mengaku kondisi Andi hanya lecet pada bagian kaki kirinya. "Kalau tubuhnya gak ada luka sama sekali," paparnya.


"Untungnya dia masih bisa diselamatkan. Kakinya cuma lecet biasa. Tidak ada yang patah. Cuma pas diatas sumur, dia sempat sesak napas karena lubang sumur kan sempit banget," akunya.


Kabid Operasional Damkar Kota Semarang, Trijoto P Sakti mengimbau kepada warga untuk berhati-hati saat menimbun sumur. Ia meminta warga untuk membuat bangunan permanen menggunakan beton untuk menutup sumur yang tak terpakai. "Bisa juga dipagari. Agar orang tahu keberadaan sumur itu dan tetap waspada," tandasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Cara Cepat Urus Santunan Kematian di Semarang, Bisa Pakai E-SANKEM

28 Jun 2026, 05:27 WIBNews