Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tips Kemas Sambal untuk Jemaah Haji Lolos Sensor Embarkasi Solo

Tips Kemas Sambal untuk Jemaah Haji Lolos Sensor Embarkasi Solo
Petugas PPIH menyambut jemaah haji asal Indonesia di Bandara Internasional Madinah (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Intinya Sih
  • Artikel membahas panduan agar sambal buatan jemaah haji lolos pemeriksaan di embarkasi Solo dengan fokus pada tekstur, kemasan, dan cara penyimpanan yang aman.
  • Sambal disarankan dimasak hingga kering tanpa air, dikemas dalam botol plastik kecil food grade berukuran 100–150 ml, serta disegel ganda untuk mencegah kebocoran dan bau menyengat.
  • Wadah sambal sebaiknya diletakkan di tengah koper di antara pakaian, tidak dibungkus aluminium foil, dan bisa diganti dengan sambal saset bermerek yang sudah terdaftar BPOM.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Membawa bekal sambal buatan sendiri atau sambal favorit keluarga ke Tanah Suci menjadi kebiasaan banyak jemaah haji. Agar bekal ini lolos dari pemeriksaan petugas di asrama haji Donohudan Solo tanpa disita, kuncinya terletak pada penyesuaian tekstur dan teknik pengemasan.

Berikut adalah panduan praktis agar kemasan sambal dijamin tidak pecah, antibocor, dan lebih tahan lama selama perjalanan menuju Arab Saudi.

1. Ubah Tekstur Menjadi Kering

sambal kering (pixabay.com/moritz320)
sambal kering (pixabay.com/moritz320)

Cairan merupakan musuh utama sensor bandara. Oleh karena itu, masak sambal hingga benar-benar kering tanpa air, menyerupai tekstur kering tempe atau sambal teri kacang.

Kandungan air yang minim membuat olahan ini berstatus sebagai makanan padat, bukan cairan atau gel. Tekstur yang kering ini juga jauh lebih awet dan tidak mudah basi saat menghadapi suhu panas ekstrem di Arab Saudi.

2. Pilih Wadah Plastik Ukuran Kecil

1fb74d41-dd5a-4004-8d39-60661b7899fb.jpeg
Pelepasan haji di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. (IDN Times/Larasati Rey)

Hindari membawa satu botol besar berisi satu kilogram sambal penuh. Bagi bekal tersebut ke dalam beberapa botol plastik kecil berukuran 100 sampai 150 mililiter. Wadah berukuran kecil lebih mudah dipantau oleh mesin sinar-X dan tidak mencurigakan sebagai benda padat misterius.

Gunakan botol plastik baru berstandar aman untuk makanan (food grade) dan hindari penggunaan botol kaca karena sangat berat serta berisiko pecah.

3. Terapkan Segel Berlapis

ilustrasi plastik ziplock
ilustrasi plastik ziplock (vecteezy.com/Da Vector)

Terapkan teknik penyegelan ganda untuk mencegah kebocoran yang berisiko menimbulkan bau menyengat. Aroma terasi atau cabai yang tajam sangat sering memicu pemeriksaan bagasi secara manual oleh petugas.

Tutup botol secara rapat, lalu lilit bagian tutupnya menggunakan selotip listrik atau lakban hitam kecil. Masukkan botol ke dalam plastik klip kedap udara (ziplock), kemudian bungkus kembali menggunakan plastik bening tipis (plastic wrap) berkali-kali.

4. Posisikan di Tengah Koper Bagasi

ilustrasi koper
ilustrasi koper (pexels.com/Gustavo Fring)

Posisi penyimpanan menentukan kelolosan barang bawaan. Jangan meletakkan botol di tumpukan paling atas atau paling bawah koper bagasi. Selipkan botol sambal di antara lipatan baju agar teredam dari guncangan fisik maupun fluktuasi suhu.

Pastikan untuk TIDAK membungkus wadah menggunakan material aluminium foil, karena material tersebut tidak bisa ditembus oleh sinar-X sehingga petugas pasti akan membongkar koper tersebut.

5. Opsi Tambahan Paling Aman

Jemaah haji asal Jateng tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. (Dok Kementerian Haji dan Umrah, Jateng)
Jemaah haji asal Jateng tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. (Dok Kementerian Haji dan Umrah, Jateng)

Sebagai alternatif tambahan yang paling bebas risiko, bawa juga sambal kemasan saset bermerek yang sudah terdaftar di BPOM. Petugas bandara biasanya langsung meloloskan produk tersebut karena kemasannya sudah mengikuti standar industri keamanan pangan.

Terapkan langkah-langkah pengemasan di atas agar perjalanan ibadah ke Tanah Suci tetap nyaman dengan ketersediaan lauk pendamping favorit.

Bagikan panduan mengemas bekal sambal ini kepada sesama jemaah haji agar barang bawaan rombongan senantiasa aman sampai tujuan!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More