Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Turnamen E-Sport Digelar Untuk Jaring Talent Ekonomi Kreatif Desa

1768212609-01e2d81a-c8ac-4d40-a51d-0a161fd592f7.jpeg
Turnamen E Sport dalam rangka peringatan Hari Desa Nasional yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali. (Dok Pemkab Boyolali)
Intinya sih...
  • Turnamen E-Sport Piala Bupati digelar di Balai Sidang Mahesa Kabupaten Boyolali
  • 32 tim tersisa dari 3.000 peserta, dengan hadiah uang pembinaan Rp 10 juta dan Piala Bupati
  • Lomba E Sport bukan hanya kompetisi, tetapi juga untuk menjaring talent ekonomi kreatif desa
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Boyolali, IDN Times - Rangkaian peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 digelar lomba E Sport Piala Bupati di Balai Sidang Mahesa Kabupaten Boyolali. Turnamen tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT RI).

Pada hari kedua yakni Senin (12/1/2026) menyisakan 32 tim dari 3.000 peserta. Grand Final Lomba E Sport Piala Bupati dan Lomba E Sport Nasional akan dilaksanakan Selasa (13/1/2026). Hadiah bagi pemenang adalah uang pembinaan sebesar Rp 10 juta serta Piala Bupati Boyolali.

Salah satu peserta Lomba E Sport, Adit, mengaku senang dengan adanya Lomba E Sport ini. Meski sempat mengalami hambatan karena koneksi jaringan, namun timnya berhasil lolos hingga hari kedua. Ia mengaku sudah sering berlatih bersama timnya untuk persiapan menghadapi lomba E Sport.

"Semoga dinext event bisa ada turnamen lagi yang tambah meriah gitu." harap remaja yang juga merupakan siswa SMA Al Abidin itu.

Direktur Jenderal (Dirjen) Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI Samsul Widodo mengungkapkan, memasuki hari kedua Lomba E Sport sudah tersisa 32 tim, dari 3.000 peserta yang mendaftar di hari pertama.

Samsul mengatakan, Lomba E Sport ini bukan sekedar kompetisi, namun untuk menjaring talent-talent ekonomi kreatif desa. Usai lomba ini, kedepannya akan dilakukan pengembangan ekonomi kreatifnya seperti arena E Sport, dimana para talent bisa menjadi soundcaster, komentator, live streamer, pelatih dan wasit.

"Jadi jangan dilihat bahwa turnamen E Sport ini hanya untuk sekedar turnamen, tapi untuk menjaring talent-talent ekonomi digital, ekonomi kreatif yang ada di desa-desa seluruh Indonesia." ujar Samsul.

Pihaknya berharap, Boyolali bisa menjadi pusat pengembangan atlet E Sport Nasional, melihat banyaknya pendaftar saat Lomba ini dibuka. Adapun tiga desa yang lolos pada kompetisi E Sport Tingkat Nasional adalah tim dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Tengah, tim Bangka Belitung, dan tim dari Malang, Jawa Timur.

Selain Lomba E Sport, HDN 2026 ini juga dimeriahkan dengan Festival Film Desa dan Festival Youtube Desa. Nantinya, lima film terbaik dari seluruh Indonesia akan diputar di layar tancap yang ada di kawasan Gedung Lembu Sora Sekretariat Daerah Kabupaten Boyolali pada hari Rabu (14/1/2026).

"Ini akan kita jadikan rutin setiap tahun, menjadi puncak dari aktifitas ekonomi kreatif yang ada di desa-desa." kata Samsul.

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang jatuh pada tanggal 15 Januari 2026, direncanakan akan dilaksanakan di Kawasan Kebun Raya Indrokilo Boyolali. Sebelum acara puncak tersebut, salah satu rangkaiannya adalah Bhakti Desa Bersih-bersih Rumah Ibadah telah dilaksanakan hari ini, Sabtu (10/1/2026) di Pura Agung Dharma Buana, Desa Urutsewu Kecamatan Ampel.

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT RI), Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH RI) dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

PLN IP Ungkap Keselamatan Pekerja PLTGU Tambaklorok Prioritas Utama

13 Jan 2026, 09:38 WIBNews